Minggu , 26 Mei 2024
Home / CULTURE / Resmi Dilantik, DAD Komitmen Jaga Kerukunan di Kapuas Hulu

Resmi Dilantik, DAD Komitmen Jaga Kerukunan di Kapuas Hulu

Pengurus DAD Kapuas Hulu periode 2022-2027 resmi dikukuhkan

 

KALIMANTAN TODAY, KAPUAS HULU – Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu Periode 2022-2027 resmi dilantik.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan di Rumah Adat Betang Pala Pulau, Kamis (16/03/2023).

Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kapuas Hulu periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat Cornelius Kimha yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat, Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu dan jajaran Forkopimda Kapuas Hulu serta pengurus DAD Kapuas Hulu periode sebelumnya.

Yanto Ketua Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu Yanto menegaskan pihaknya siap berkomitmen dalam menjaga kerukunan serta keharmonisan di tengah keberagaman Kapuas Hulu.

“Kami komitmen dalam menjaga keharmonisan, kelestarian dan kedamaian masyarakat dalam mendukung mewujudkan Kapuas Hulu Hebat,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat mengakui semua pihak turut berkontribusi dalam pembangunan dan merawat kerukunan dan keharmonisan masyarakat salah satunya yaitu DAD Kapuas Hulu.

“DAD Kapuas Hulu memiliki kontribusi positif bagi pemerintah daerah, baik dari sisi pembangunan maupun terwujudnya keharmonisan, banyak ide dan pemikiran serta kerja nyata yang harus terus kita lanjutkan dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” kata Wabup.

Wabup mengatakan, selama ini masyarakat Kapuas Hulu telah hidup berdampingan tanpa memandang perbedaan. Oleh karena itu, keharmonisan, kerukunan serta rasa kekeluargaan harus tetap dijaga dan dirawat bersama, sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan.

“Saya juga keturunan Dayak dan saya rasa kita semua berkomitmen untuk merawat kerukunan dan keharmonisan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak, baik lapisan masyarakat mau pun organisasi termasuk DAD Kapuas Hulu,” ujarnya.

Lanjutnya, perbedaan suku dan agama tidak perlu diperdebatkan, karena kita hidup rukun damai dalam bingkai kebhinekaan.
“Tidak perlu diperdebatkan kita hidup dalam kebhinekaan, Pancasila dasar negara kita, yang harus kita jaga bersama dan kedaulatan NKRI harga mati,” ungkapnya.

Ditambahkan Cornelius Kimha Ketua DAD Provinsi Kalbar mengatakan, sebagai masyarakat yang hidup di tengah keberagaman perlu sinergisitas dan kolaborasi dalam melestarikan adat dan budaya, tanpa memandang perbedaan.

“Kita harus ingat jati diri kita sebagai orang Dayak, apa pun agamanya jika dia keturunan Dayak sukunya tetap Dayak, saya tidak mau ada lagi perdebatan tentang perbedaan, kita semua ini berkeinginan untuk damai, harmonis dan hidup dengan rukun,” katanya.
Kimha mengatakan, bahwa organisasi DAD membawa marwah suku Dayak sehingga DAD harus mampu mengayomi masyarakat adat dalam memperjuangkan aspirasinya serta bisa berkolaborasi dalam melestarikan adat dan budaya.

“Sebagai organisasi masyarakat, kita dibawa naungan pemerintah, kita memiliki legalitas dari pemerintah dengan tujuan kita bersama menjaga dan mempertahankan, Pancasila, kebhinekaan UUD 1945 dan NKRI,” pungkasnya. (Dul)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Karolin dan Erani Resmi Kembalikan Berkas di Partai Hanura

  KALIMANTAN TAODAY, LANDAK – Pasangan Bakal Calon Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan Wakil …