Selasa , 28 Mei 2024
Home / BENGKAYANG / Mantan Kepala BPKAD Bengkayang Jadi Tersangka Korupsi

Mantan Kepala BPKAD Bengkayang Jadi Tersangka Korupsi

Konferensi Pers Polres Bengkayang berserta barang bukti

 

KALIMANTAN TODAY, BENGKAYANG – Kepolisian Resor Bengkayang, Polda Kalbar tetapkan satu tersangka terkait korupsi pembangunan PIBI Center. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers, Selasa (28/2). Penetapan tersangka dalam kasus pembangunan PIBi Center ini menyeret mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bengkayang berinisial BB.

Kapolres Bengkayang, AKBP Dr Bayu Suseno menyampaikan, mengenai kasus korupsi terkait pembangunan PIBI Center Bengkayang yang mana pihaknya telah menetapkan satu orang pria berinisial BB sebagai tersangka, yang diketahui oknum tersebut merupakan mantan Kepala BPKAD Kabupaten Bengkayang .

“Kami telah menetapkan pria berinisial BB sebagai tersangka. Hal ini terkait kasus tindak pidana korupsi yang dilakukannya pada pemberian dana hibah dari BPKAD Kabupaten Bengkayang kepada BPD I GPIBI Kalimantan untuk Pembangunan Gedung PIBI Center Bengkayang yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2016 dan Tahun 2019,” papar Kapolres.

Adapun barang bukti yang diamankan pihak Kepolisian berupa dokumen, uang hasil pengembalian sebesar Rp. 600.000.000.00,- dan CPU Komputer. Dikatakan juga, menurut Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 1.655.950.410.00,- atas kasus korupsi yang dilakukan BB tersebut.

“Tersangka BB kami sangkakan dengan Pasal 2 Ayat (1) Sub Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP Pidana dan Pasal 56 ke-1 KUHP Pidana,” jelas Kapolres.

Kemudian, Kapolres Bengkayang mengatakan kasus tindak pidana korupsi merupakan kasus yang sangat merugikan negara, mengakibatkan lambatnya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kemiskinan serta ketimpangan pendapatan dan dapat menurunkan tingkat kebahagiaan masyarakat di suatu willayah. Oleh karena itu, pihaknya akan gencar memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi diwilayahnya.

Dalam kasus PIBI Center Bengkayang ini, pihaknya juga bakal melakukan pengembangan penyidikan lainnya terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum terkait dana hibah dari BPKAD Kabupaten Bengkayang kepada BPD GPIBI Kalimatan selaku panitia pembangunan PIBI Center Bengkayang.

Terakhir Kapolres menyampaikan, ungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada personel Polres Bengkayang khususnya Satreskrim Polres Bengkayang, atas kerja keras serta upayanya dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bengkayang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran Satreskrim Polres Bengkayang yang telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana korupsi pembangunan PIBI Center Bengkayang, sehingga kasus tersebut dapat ditangani dan saat ini sudah berstatus P21. Dalam hal ini, kami mengharapkan peran serta masyarakat dalam menangani kasus korupsi dan dapat memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum tertentu,” tutup Kapolres.

Hal yang sama di sampaikan Waka Polres Bengkayang, Kompol Michael Terry Hendrata, saat ini Polres baru menetapkan satu tersangka. Tak menutupi kemungkinan akan ada tersangka lain seiring berjalannya pengembangan kasus.

“Tersangka yang kita tetapkan saat ini baru satu, karena proses kasus sudah P21. Dan terus dikembangkan, siapa saja yang terlibat, nanti kita akan sampaikan kembali,” tambah Waka Polres.

Waka Polres tak menutup kemungkinan, ada peran pelaku lain di kasus ini. Pihaknya masih terus mendalami. (Wati).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Deklarasikan ODF, Bupati Sis Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat

KALIMANTAN TODAY, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mendeklarasikan Desa Stop Buang Air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *