Senin , 13 Juli 2026
Home / NEWS / Angkat Marwah Jurnalis di Era VUCA, AMSI Kalbar Gelar Uji Kompetensi Guna Perkuat Kepercayaan Publik

Angkat Marwah Jurnalis di Era VUCA, AMSI Kalbar Gelar Uji Kompetensi Guna Perkuat Kepercayaan Publik

Kegiatan UKJ AMSI Kalbar 2026

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) tahun 2026 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Kamis (9/7/2026). Agenda strategis ini digelar untuk memperkuat standar profesionalisme pers di tengah tantangan disrupsi informasi yang semakin kompleks.

Ketua AMSI Kalbar, Muhlis Suhaeri, menegaskan bahwa jurnalis harus memiliki kesadaran tinggi untuk terus mengevaluasi diri agar tetap relevan dalam menjalankan fungsinya. Menurutnya, UKJ bukan sekadar ujian teknis, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada publik.

“Kita sebagai jurnalis harus terus meneguhkan diri sebagai bagian dari empat pilar kebangsaan, empat pilar yang menjadi penjaga atau anjing penjaga kekuasaan. Sehingga kita harus selalu memperbaharui diri, selalu meningkatkan kapasitas kita, selalu belajar hal-hal yang baru,” ujar Muhlis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, Harisson, yang hadir membuka acara secara resmi, memberikan pandangan mendalam mengenai urgensi sertifikasi jurnalis di masa sekarang. Ia menyoroti fenomena dunia yang sedang menghadapi kondisi VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity).

“Situasi ini membuat masyarakat bingung menentukan mana informasi yang benar. Di sinilah peran wartawan dan jurnalis menjadi sangat penting. Kita harus menjadi orang-orang yang dapat dipercaya dan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang mereka terima,” ungkap Harisson.

Harisson juga membandingkan standar kompetensi jurnalis dengan profesi lain seperti dokter dan insinyur.

“Saat ini hampir semua profesi memiliki standar kompetensi dan sertifikasi, mulai dari dokter, insinyur, hingga profesi lainnya. Wartawan juga demikian. Ketika kompetensi telah memenuhi standar, maka kepercayaan masyarakat terhadap profesi jurnalis akan semakin meningkat. Ini sekaligus menjadi upaya mengangkat marwah profesi wartawan di mata publik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat selalu terbuka terhadap kritik, saran, maupun informasi yang disampaikan media.

“Selama disajikan secara berimbang, berdasarkan fakta, dan sesuai kode etik jurnalistik, itu akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dukungan terhadap penguatan kualitas jurnalistik ini juga datang dari sektor swasta. Head of Corporate Communications Indonesia Sinar Mas Agribusiness and Food, Ananta Wisesa, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong ekosistem media yang sehat melalui dukungan pada UKJ.

“Menurut kami, uji kompetensi wartawan merupakan salah satu upaya penting untuk terus menjaga kualitas, akurasi, dan etika dalam kerja jurnalistik. Karena itu, kami mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mendorong iklim jurnalistik yang sehat dan bertanggung jawab,” tutur Ananta Wisesa.

Kegiatan UKJ AMSI Kalbar 2026 ini menghadirkan tim penguji dari Lembaga Penguji Kompas dan didukung oleh berbagai mitra strategis mulai dari instansi pemerintah, kepolisian, hingga perusahaan swasta nasional yang diikuti sebanyak 23 jurnalis dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. *

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Kabupaten Sanggau Baru Punya Dua RDTR

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten …