Rabu , 29 Mei 2024
Home / BENGKAYANG / Unjuk Rasa Buruh di Bengkayang Ricuh, Sejumlah Mobil Polisi Dirusak Massa

Unjuk Rasa Buruh di Bengkayang Ricuh, Sejumlah Mobil Polisi Dirusak Massa

Sejumlah kendaraan polisi dirusak massa dalam aksi unjuk rasa buruh di PT Duta Palma. (FOTO/tangkapan layar)

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Aksi unjuk rasa pekerja di PT Duta Palma Grup di Kecamatan jagoi babang Kabupaten Bengkayang berakhir ricuh.  Massa yang marah membalas tembakan gas air mata dengan merusak sejumlah kendaraan polisi.

Dalam siaran persnya Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H.,  memberikan klarifikasi terkait terjadinya gesekan antara aparat dan massa aksi unjuk rasa yang melibatkan massa karyawan PT. Duta Palma Grup di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Sabtu (19/8/2023).

“Iya, memang benar bahwa saat Polres Bengkayang mengamankan aksi unjuk rasa di PT Duta Palma Grup telah terjadi gesekan antara Pengendali massa Polres Bengkayang dan massa unras, namun demikian kami telah membentuk Tim Khusus untuk menyelidiki kejadian tersebut yang terdiri dari unsur pengawasan (APIP ) yaitu dari Itwasda dan Propam,” ungkap Irjen Pol Pipit Rismanto.

Menanggapi beredarnya vidio tentang penanganan unras oleh polres Bengkayang,  Kapolda juga menegaskan bahwa video yang tersebar di berbagai platform media sosial, agar disikapi dengan bijak dan tidak langsung menyalahkan salah satu pihak, mengingat potongan-potongan vidio yang beredar saat ini tidak dapat menjelaskan secara runtut kejadian sebenarnya.

Sebelumnya aksi demonstrasi karyawan PT Duta Palma Grup berawal dari mogok kerja yang sudah berlangsung sejak dua pekan lalu, karyawan mengajukan sembilan tuntutan kepada perusahaan terkait hak normatif para buruh perkebunan mulai dari tuntutan upah sesuai UMK, upah lembur hingga pesangon bagi pensiunan dan penyediaan bis angkutan anak sekolah dan air bersih. Persoalan ini sendiri sedang sudah masuk penanganan Disnakertrans Sambas dan Bengkayang dan telah dilakukan sejumlah mediasi namun belum menemukan titik temu, untuk itu Menurutnya persoalan ini akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai solusinya.

“Terhadap cuplikan-cuplikan vidio yang beredar saat ini, tolong jangan dijadikan sebagai dasar untuk memvonis siapa yang salah dan siapa yang benar, sebab saya yakin bahwa pasti semua pihak berharap bahwa permasalahan yang menjadi akar persoalan saat ini bisa diselesaikan dengan cara yang baik dan damai, yang jelas tolong percayakan penanganannya pada kami, persoalan ini akan kami bawa ketingkat Provinsi untuk segera dicari solusinya, apalagi menyangkut kesejahteraan masyarakat dalam hal ini karyawan, Insyaa Allah segera kami selesaikan dengan baik karena saya yakin masyarakat kalimantan barat ingin semua persoalan dapat diselesaikan secara damai dan kembali kondusif namun tolong mari kita sama-sama menahan diri dan tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang belum ada kejelasannya,  yg saat ini beredar  dimedia- media sosial,” pungkas Irjen Pol Pipit Rismanto. (Lukas)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Peduli Korban Banjir, Relawan KREN Berikan Bantuan Sembako

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK — Relawan KREN (Karolin-Erani) menyerahkan bantuan berupa sembako kepada korban terdampak …