Sabtu , 1 Agustus 2026
Home / NEWS / Siswi SDN 01 Sanggau Raih Penghargaan Terbaik di Konferensi Anak Nasional 2026

Siswi SDN 01 Sanggau Raih Penghargaan Terbaik di Konferensi Anak Nasional 2026

Foto—Siswi Kelas V SDN 01 Sanggau, Dineshcara Jauza Kamilia Aslam

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Dunia pendidikan Kabupaten Sanggau kembali bangga. Siswi kelas V SDN 01 Sanggau, Dineshcara Jauza Kamilia Aslam meraih penghargaan Visual Paper Terbaik pada Konferensi Anak Nasional (KAN) 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu (25/07/2026).

Sebelum memperoleh penghargaan tersebut, Dineshcara terlebih dahulu lolos seleksi pada kategori Kid Keynote Speaker melalui karya berjudul “Taman Arongk Belopa: Kelas Tanpa Dinding untuk Belajar Lingkungan.”

Karya tersebut berupa komik edukasi yang mengajak anak-anak untuk mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan melalui cerita yang menarik, sederhana, dan mudah dipahami pembaca seusianya.

Melalui ilustrasi dan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, komik ini mengajak peserta didik belajar, menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Penyampaian pesan yang kreatif membuat komik tersebut mendapat respons positif dari guru, teman-teman, dan lingkungan sekolah,” kata Wiwin Asriningrum, ibunda Dineshcara Jauza Kamilia Aslam.

Pada sesi presentasi di Konferensi Anak Nasional 2026, Dineshcara memaparkan gagasan di balik komiknya dengan percaya diri. Ia menjelaskan, komik merupakan media belajar yang menyenangkan sehingga pesan tentang kepedulian terhadap lingkungan lebih mudah diterima oleh anak-anak. Kemampuan menyampaikan ide secara komunikatif menjadi salah satu nilai tambah yang mengantarkannya meraih penghargaan Visual Paper Terbaik.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan Rumah Karya Ilmiah Sanggau, yang secara konsisten mendampingi peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dalam mengembangkan ide kreatif menjadi karya ilmiah maupun karya inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wiwin.

Rumah Karya Ilmiah Sanggau menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

“Prestasi Dineshcara diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berkarya dan berkontribusi bagi lingkungan,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kemampuan tersebut, tidak hanya dalam membuat komik edukasi, tetapi juga mempelajari pembuatan film animasi bertema lingkungan yang diangkat dari berbagai persoalan nyata di sekitarnya. Melalui karya, mengajak lebih banyak anak untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna. Good job! (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Seorang PPPK Pemkab Sanggau Resmi Dipecat

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Seorang Pegawai Pemerintah denga Perjanjian Kerja (PPPK) berinisal PDIW, resmi dipecat. Pemecatan …