Senin , 15 Juli 2024
Home / BENGKAYANG / Perusahaan Penuhi Tuntutan Hak Normatif Karyawan Usai Unjuk Rasa Yang Berujung Ricuh

Perusahaan Penuhi Tuntutan Hak Normatif Karyawan Usai Unjuk Rasa Yang Berujung Ricuh

PT Duta Palma Grup akhirnya bersedia memenuhi semua tuntutan hak normatif karyawan

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – PT Duta Palma Grup akhirnya bersedia memenuhi semua tuntutan hak normatif karyawan usai aksi unjuk rasa pekerja PT Duta Palma Grup di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang yang berakhir ricuh.

Kesepakatan dilakukan di Kantor Camat Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang dan dihadiri diantaranya oleh Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho, Dandim 1202/Singkawang Ferdy P dan Camat Jagoi Babang Saidin.

Surat pernyataan kesepakan bersama tersebut ditandatangani pada 20 Agustus 2023 oleh Uray Abdullah Staf Legal Perizinan PT Ledo Lestari yang bertindak atas nama PT Duta Palma Grup dan Jelani Christo yang bertindak atas nama Koordinator dan Penanggung Jawab Aksi Bengkayang.

Selain berjanji memenuhi hak normatif karyawan, dalam surat kesepakatan bersama tersebut pihak perusahaan juga berjanji tidak akan melakukan intimidasi atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa.

BACA JUGA: Unjuk Rasa Buruh di Bengkayang Ricuh, Sejumlah Mobil Polisi Dirusak Massa

Sebelumnya  aksi unjuk rasa pekerja di PT Duta Palma Grup di Kecamatan jagoi babang, kabupaten Bengkayang berakhir ricuh.  Massa yang marah membalas tembakan gas air mata petugas dengan merusak sejumlah kendaraan polisi.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H.,  dalam pers rilisnya memberikan klarifikasi terkait terjadinya gesekan antara aparat dan massa aksi unjuk rasa yang melibatkan massa karyawan PT. Duta Palma Grup di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Sabtu (19/8/2023).

“Iya, memang benar bahwa saat Polres Bengkayang mengamankan aksi unjuk rasa di PT Duta Palma Grup telah terjadi gesekan antara Pengendali massa Polres Bengkayang dan massa unras, namun demikian kami telah membentuk Tim Khusus untuk menyelidiki kejadian tersebut yang terdiri dari unsur pengawasan (APIP ) yaitu dari Itwasda dan Propam,” ungkap Irjen Pol Pipit Rismanto. (Lukas)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau Tegaskan Pengusaha Walet Wajib Bayar Pajak, Perintahkan OPD Teknis Cek Lapangan

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman menegaskan para pengusaha sarang burung walet memiliki kewajiban …