Sabtu , 15 Juni 2024
Home / HUKUM / Mayat Wanita Paruh Baya Gegerkan Warga Dusun Pagarek Sengah Temila

Mayat Wanita Paruh Baya Gegerkan Warga Dusun Pagarek Sengah Temila

75526de6-f984-44d4-9baa-bd1514e47084
KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Warga Dusun Pagarek, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak digegerkan dengan penemuan sosok mayat sabtu (22/2/2020).

Dari hasil identifikasi pihak Kepolisian mayat diketahui berjenis kelamin wanita berusia 63 tahun yang merupakan warga Dusun Pagarek.

“Informasi penemuan mayat pertama kali kami terima dari adanya laporan masyarakat pada sabtu (22/2) sekitar pukul 09.30 wib, adapun sosok jasad yang ditemukan merupakan warga sekitar,” jelas Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan minggu (23/2/2020).

Saya meminta agar masyarakat tidak memposting dimedsos kejadian penemuan mayat tersebut, bahwa ketidak utuhan kondisi mayat dikarenakan saat ditemukan para saksi sedang dimangsa hewan babi dan anjing

Mendapati laporan warga tersebut, ia pun langsung memerintahkan Tim Reskrim Polsek Sengah Temila untuk turun ke lokasi kejadian, serta melakukan kordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Landak.

“Adapun identitas mayat tersebut berinisial JD, perempuan (63) yang tinggal sendiri dirumah di Dusun Pagaret, Desa Sidas, Kecamatan Sengahtemila,” tambah Kapolsek.

Sementara itu Tamrin yang merupakan tetangga korban, menceritakan bahwa sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan korban JD sempat terlihat pada jumat (21/2) sekitar pukul 07.00 wib didapur rumahnya.

“Korban JD dalam sebulan terakhir memang mengeluh sakit namun kami tidak tahu apa penyakit yang diderita korban,” jelas Tamrin

Setelah tim Reskrim Polsek Sengah Temila dan tim Inafis Reskrim Polres Landak selesai melaksanakan olah tempat kejadian perkara seluruh keluarga dan kerabat dekat korban pun meminta agar korban segera dimakamkan.

“Anak menantu dan keluarga terdekat korban meminta Kepolisian untuk tidak melakukan baik Visum maupun Outopsi,” ucap Hengki menirukan permintaan keluarga almarhumah.

Atas permintaan keluarga korban, lanjut Kapolsek pihaknya kemudian melengkapi administrasi yang menyertai agar penemuan mayat ini tidak menimbulkan tafsiran negatif dikemudian hari.

“Saya meminta agar masyarakat tidak memposting dimedsos kejadian penemuan mayat tersebut, bahwa ketidak utuhan kondisi mayat dikarenakan saat ditemukan para saksi sedang dimangsa hewan babi dan anjing,” tutup Kapolsek (Sab).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Dinkes Sanggau Klaim Periode 2022-2023 Persentase Stunting Turun Hampir 10 Persen

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Menekan angka stunting menjadi salah satu target Pemerintah Kabupaten Sanggau. Optimis angka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *