Jumat , 19 April 2024
Home / NEWS / Klaim Produksi Padi di Sanggau Surplus, Kubin: Kabutuhan Beras Pertahun Sekitar 53 Ribu Ton

Klaim Produksi Padi di Sanggau Surplus, Kubin: Kabutuhan Beras Pertahun Sekitar 53 Ribu Ton

Foto—Kubin

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, tak berpengaruh banyak pada sektor pertanian di Kabupaten Sanggau. Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, Kubin, menyebut sektor pertanian tetap mengacu pada panca usaha tani.

“Dari data kami, tidak terlalu jauh berubah. Seperti proses pengolahan tanah, menanam, pemupukan, termasuk iklim yang mendukung. Sekarang ini kan relatif ada hujan. Terutama lahan kita di Kabupaten Sanggau dominan lahan tadah hujan. Kemungkinan ada hujan dari tahun 2019, 2020, awal 2021,” kata Kubin ditemui di ruang kerjanya, Senin (09/08/2021).

Sedangkan untuk pupuk, kata Kubin, para petani memperolenya dengan membeli sendiri. Ada pula yang melalui program pupuk subsidi dari pemerintah.

“Memang dalam jumlah (pupuk subsidi) terbatas, sehingga tidak memenuhi semua kebutuhan petani. Karena itu menyangkut kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.

Dari sisi produksi padi, Kabupaten Sanggau, kata Kubin, cukup bahkan surplus. Cukup dalam artian setidaknya dari hasil panen padi itu cukup untuk petani.

“Dalam catatan kami selama ini produksi padi sebanyak 2,9 ton perhektar rata-rata. Kalau untuk satu hektar (sekali panen), artinya mereka punya 2,9 ton padi. Kalau dijadikan beras sekitar 60 persennya, artinya kan 1,7 ton beras. Kalau dia punya setengah hektar saja, artinya dia punya 800 kilogram beras,” terang Kubin.

Ia menyebut kebutuhan beras di Kabupaten Sanggau pertahun masih mengacu pada penghitungan kebutuhan beras dari Kementerian Pertanian RI yaitu 114 kilogram per orang pertahun.

“Kalau dikalikan jumlah penduduk Kabupaten Sanggau sekitar 482 ribu orang, artinya kan Sanggau perlu sekitar 53 ribu ton beras. Dari 53 ribu ton, kita asumsikan ke padi, artinya Sanggau harus cukup padi 85 ribu ton. Sementara dari statistik kami kan 70-74 ribu ton. Artiya kami masih ada kekurangan 9-10 ribu ton padi, dalam sekali panen. Tapi kita kan bisa dua kali tanam. Sehingga dari kekurangan itu, ketika ada yang dua kali panen, malah melampaui dari 85 ribu ton itu,” bebernya.

Saat ini luas lahan sawah di Kabuapten Sanggau berdasarkan koordinat dari ATR/BPN Sanggau seluas 24.432 hektar. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Karolin Dan Keluarga Laksanakan Misa Malam Paskah di Ngabang

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa dan keluarga melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *