MYANMAR – Facebook menghapus akun halaman utama militer Myanmar karena menyalahi standar larangan terkait penghasutan kekerasan. Demikian disampaikan perusahaan ini pada Minggu (21/2), dua hari setelah dua pengunjuk rasa tewas ketika polisi mengeluarkan tembakan ke arah massa aksi yang menetang kudeta 1 Februari. “Sejalan dengan kebijakan global kami, kami telah menghapus Tatmadaw …
Baca »
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya