
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Bupati Sanggau Yohanes Ontot mengukuhkan dan melantik 92 pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP), administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau bertempat di aula Bapenda, Jumat (13/3/2026).
Yohanes Ontot mengatakan, pergantian jabatan berupa mutasi maupun promosi dalam sebuah organisasi adalah hal biasa.
“Tapi ada yang memaknai itu sebagai sebuah hukuman. Sebenarnya tidak seperti itu. Ini adalah bagaimana pimpinan melihat karier yang bersangkutan, sehingga dia bisa mengembangkan dirinya,” katanya.
Ontot mengatakan, resufle juga berfungsi sebagai penyegaran. Terlalu lama menduduki suatu jabatan, menimbulkan kejenuhan.
“Kemudian pasti ada pemikiran-pemikiran yang kurang pas. Dalam konteks dalam dia bekerja, dia tak lagi konsentrasi dalam hal produktif. Bagaimana kita mengajak ASN ini kalau mutasi justru masing-masing orang mengembangkan kariernya,” terang Ontot.
Menurutnya, jabatan apa pun yang diberikan, sepanjang diterima dengan legowo akan menjadikan ASN lebih baik.
“Dia harus menjadi orang yang produktif dalam sebuah organisasi. Bukan justru ketika dia masuk malah organisasi tidak produktif. Kita menghindari ASN yang bisa menganggu sistem ini” tegasnya.
Ia juga mengaskan resufle kali ini merupakan yang pertama di masa pemerintahannya. Akan ada gelombang kedua dan ketiga. Ontot juga menepis anggapan resfule yang dilakukan terlambat.
“Saya bilang tidak terlambat, karena ada aturannya. Kepala daerah ini setelah enam bulan menduduki jabatannya baru boleh mengutak-atik. Tapi kita lihat lagi organisasi ini seperti apa. Kalau seradak seruduk pada pegawai itu akan merusak juga sistem kerja yang ada. Makanya kita lihat betul, baca betul situasinya seperti apa, baru bisa menggeser mereka secara baik,” jelasnya.
Adapun nama-nama pejabat yang dilantik adalah;

(Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya