Kamis , 23 Mei 2024
Home / NEWS / Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Foto: Suib

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Jangankan waktu berakhirnya pandemi global Coronavirus Disease 2019 (2019) di Provinsi Kalbar, puncaknya saja hingga kini belum dapat dipastikan. Ini sangat riskan bagi ketahanan pangan, terutama dalam jangka pendek dan menengah.

“Olehkarenanya ketahanan pangan lokal harus diperkuat,” kata Suib, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalbar, ditemui usai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar 2021 secara teleconference, Senin (20/04/2020).

Suib menyampaikan hal tersebut setelah mendapati kelemahan dalam Musrenbang Provinsi Kalbar 2021 yang tidak secara spesifik menyoroti ketahanan pangan lokal di tengah pandemi Covid-19.

Legislator Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini mengungkapkan, dalam Musrenbang Provinsi Kalbar yang dihadiri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) secara virtual itu, beberapa hal memang membicarakan dampak Covid-19 terhadap perekonomian domestik.

“Mereka membuat skema dampak Covid-19 itu terutama pada sektor rumah tangga, perusahaan atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemerintah, lembaga keuangan dan lainnya, tetapi tidak ada spesifikasi ketahanan pangan lokal,” papar Suib.

Padahal, lanjut dia, dengan belum diketahuinya kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, ketahanan pangan lokal sangat riskan. “Ini akan menjadi masalah jangka panjang,” ingat Suib.

Ia menilai, kalau hanya sibuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan untuk menangani pandemi Covid-19, tanpa memikirkan ketahanan pangan, maka akan terjadi ketimpangan.

Dalam memperkuat ketahanan pangan lokal itu, menurut Suib, bisa saja dengan mendorong petani untuk memperbanyak menanam padi, jagung, hortikultura dan lainnya. “Untuk pemenuhan dalam jangka pendek dan menengah,” jelasnya.

Pemerintah Daerah (Pemda), lanjut dia, mesti ikut menjadi inisiator untuk mendorong ketahanan pangan lokal ini. “APBD kita mesti banyak saving untuk ketahanan pangan lokal,” pungkas Suib.(dik)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

SK PPPK Bisa Diagunkan ke Bank Kalbar, Segini Dapatnya

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Sebanyak 1597 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terdiri dari guru, tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *