Selasa , 27 Februari 2024
Home / NEWS / Paolus Hadi: Kalau Ideologi Berubah, Negara Kita Bubar!

Paolus Hadi: Kalau Ideologi Berubah, Negara Kita Bubar!

Foto---LESEHAN. Bupati Paolus Hadi berdialog bersama pelajar di halaman Kantor Bupati, Selasa (1/10)
Foto—LESEHAN. Bupati Paolus Hadi berdialog bersama pelajar di halaman Kantor Bupati, Selasa (1/10)

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi didampingi Kapolres AKBP. Imam Riyadi dan Komandan Kodim (Dandim) 1204/Sgu menggelar dialog terbuka bersama puluhan pelajar di Kota Sanggau, Selasa (1/10) pagi.

Dialog yang digelar usai upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bupati itu juga dikuti sejumlah pimpinan instansi vertikal dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sanggau

Di hadapan para siswa, Paolus Hadi menegaskan betapa pentingnya Pancasila bagi NKRI. Tanpa pancasila, Indonesia bisa dipastikan bubar. Karena itu, ia berpesan kepada para pelajar yang merupakan generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Jangan lupakan sejarah. Hari ini kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Jangan pernah kalian lupakan, karena diperjuangkan mati-matian. Negara kita ada karena Pancasila, tapi kalau ideologinya berubah, negara kita bubar. Itulah hebatnya Pancasila. Saya minta kalian harus jaga betul-betul Pancasila ini. Jangan mau ikut-ikutan dengan sekelompok orang yang mencoba mengganti Pancasila, sudah nyaman kita tinggal di indonesia ini,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu.

Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi ditemui usai berdialog bersama para pelajar menyampaikan pihaknya bersama Bupati, Dandim dan Forkompinda lainnya beserta pimpinan instansi vertikal sengaja mengumpulkan para pelajar.

“Kami ajak para pelajar kita untuk berdialog. Bagaimana mereka mengenal sejarah, bagaimana Indonesia ini ada, bagaimana Pancasila ini lahir,” kata Kapolres.
Perwira berpangkat dua melati itu menegaskan, ia tidak ingin perjalanan Indonesia mulai dari merdeka hingga hari ini, banyak rongrongan yang mencoba mengubah idelogi NKRI. Termasuk juga memecahbelah kesatuan dan persatuan baik dari dalam maupun dari luar.

“Sehingga kami tadi mencoba berdialog dengan para pelajar untuk membetengi mereka. Kami melihat mereka ini aset bangsa ini kedepan. Kita tidak ingin pelajar di kota kita ini terkontaminasi. Apalagi mereka begitu mudah mendapatkan informasi dari teknologi yang mereka miliki,” pungkasnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Kejaksaan Negeri Sanggau Eksekusi Dua Terpidana Kasus Program Peremajaan Sawit Rakyat KUD Sinar Mulia

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau melakukan eksekusi pada dua terpidana dalam kasus penyimpangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *