
KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Anggota Komisi XII dan Badan Anggaran DPR RI, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., melaksanakan Kunjungan Kerja Reses Perseorangan di enam titik wilayah Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada 16-18 Oktober 2026.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Cornelis menekankan tiga hal penting dalam pembangunan sumber daya manusia, yakni kesehatan, pangan, dan lingkungan. Menurutnya, ketiga aspek tersebut merupakan fondasi untuk menciptakan generasi Kalimantan Barat yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Kita ingin anak-anak Kalimantan Barat ke depan menjadi generasi yang sehat, pintar, dan cerdas. Karena itu, kesehatannya harus diperhatikan sejak dalam kandungan. Jangan hanya memikirkan pendidikan ketika anak sudah masuk sekolah, tetapi gizinya sejak kecil juga harus dipersiapkan,” ujar Cornelis.
Mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode tersebut mengingatkan pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Ibu hamil dan menyusui perlu memperoleh makanan bergizi seimbang, termasuk karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pertumbuhan, serta lemak yang diperlukan tubuh. Bayi juga perlu memperoleh ASI eksklusif selama enam bulan dan MPASI bergizi setelahnya, termasuk sumber protein hewani seperti ikan dan telur.
Selain kesehatan, Cornelis mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pertanian dan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman produktif lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan keluarga.
“Kalau mempunyai tanah, jangan dibiarkan kosong. Tanami dengan tanaman yang bermanfaat untuk kebutuhan keluarga. Kemudian, lingkungan rumah juga harus bersih, terutama mandi, cuci, kakus atau MCK. Jangan sampai air dan lingkungan yang kotor menjadi sumber penyakit bagi keluarga,” tegasnya.
Cornelis menjelaskan bahwa tiga persoalan tersebut telah menjadi perhatian sepanjang pengabdiannya sejak 1979, mulai dari bekerja sebagai pegawai desa, camat, bupati, hingga gubernur.
“Sejak dahulu saya selalu menyampaikan kesehatan, pangan, dan lingkungan. Karena membangun manusia itu membutuhkan waktu yang panjang. Apa yang kita persiapkan hari ini akan menentukan kualitas generasi Kalimantan Barat pada masa mendatang. Inilah investasi jangka panjang yang harus kita lakukan bersama,” pungkas Cornelis. *
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya