
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Bantuan air bersih kembali disalurkan Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau. Kali ini menyasar pondok pesatren Hidayatullah Penyeladi, Rabu (09/09/2026) sore.
Bantuan berupa 5 ribu air bersih dan sembako sumbangan dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Kapuas dan Batalyon TP/833 Daranante tersebut diserahkan langsung Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sanggau, Didit Richardi. Diterima langsung pengurus Ponpos Hidayatullah.
“Kita menyuplai air bersih untuk Ponpes Hidayatullah Penyeladi. Air ini dapat digunakan untuk mandi, MCK, dan wudhu. Sedangkan air minum mereka dari galon,” kata Didit Richardi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur, MABM Kapuas, DPD MABM dan Danyon TP/833 Daranante. Ini membantu Satgas terutama untuk mengatasi kekeringan. Seperti kita ketahui akibat kekeringan ini beberapa daerah mengalami kesulitan air bersih. Ini bentuk kepedulian,” sambungnya.
Didit juga mengimbau kepada seluruh Ormas se-Kabupaten Sanggau, termasuk partai politik untuk ikut membantu warga. Bantuan yang diberikan dapat diserahkan langsung ke Posko Satgas Karhutla atau langsung ke penerima.
“Terpenting memberi tahu Posko kapan pelaksanannya, agar bisa dicatat sebagai bantuan pihak ketiga,” jelasnya.
Selain bantuan air bersih, Didit mengataku Pemda Sanggau berencana membuat sumur bor di sejumlah titik. Hanya saja yang masih dikaji sumber anggarannya. Melalui dana tanggap darurat atau APBD perubahan.
“Karena ini (sumur bor, red) pengerjaannya lebih dari 14 hari. Masih diusulkan di bawah Bidang Transisi Darurat Kepemulihan. Ketua Bidangnya adalah Kadis Perkimtan. Tadi mereka rapat mencari formulanya. Apakah diserahkan ke CSR atau ada intervensi pemerintah melalui APBD Perubahan,” terang Didit.

Sementara Ketua MABM Kecamatan Kapuas, Badul Kadafi Saputra bakti sosial dimulai dari bagi-bagi masker di simpang empat BRI Sanggau pada pagi harinya.
“Sore ini penyerahan air bersih dan sembako untuk Ponpes Hidayatullah. Kebetulan memang ada kas MABM Kecamatan Kapuas. Ini yang kita gunakan untuk bakti sosial. Ini juga mendukung program pemerintah, agar kabut asap ini cepat berlalu, hujan juga cepat turun,” kata Kadafi.
Ia juga berharap kepada Ormas lain untuk ikut membantu masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Bahkan MABM Kapuas, kata dia, sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Ormas ataupun instansi lain untuk ikut melakukan bakti sosial serupa.
“Kalau ini masih berkelanjutan. Kita siap melanjutkan bakti sosial ini di lain tempat,” akunya. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya