Sabtu , 25 April 2026
Home / NEWS / Program Sejuta Vaksin HPV, Harga Rp 3 Juta, Cukup Bayar Rp 300 Ribu

Program Sejuta Vaksin HPV, Harga Rp 3 Juta, Cukup Bayar Rp 300 Ribu

Foto—Plt Kepala Dinas Kesehatan Sanggau, Najori di acar Sejuta Vaksin HPV untuk ASN dan masyarakat, Jumat (24/05/2026)—Kiram Akbar

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Pemkab Sanggau menggelar vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) bagi ASN dan masyarakat. Kegiatan yang digelar di Ruang Daranante Kantor Bupati Sanggau pada Jumat (24/04/2026) tersebut merupakan bagian dari Program Sejuta Vaksin HPV se Indonesia.

“Kegiatan hari ini bertema Perempuan Sehat Perempuan Berdaya untuk Indonesia. Ini juga dalam rangka Ultah ke-25 BP POM dan Ultah ke-54 KORPRI secara nasional. Ini tentu juga dalam rangka peringatan Hari Kartini, merupakan hadiah bagaimana mewujudkan perempuan sehat, perempuan berdaya untuk Kabupaten Sanggau,” kata Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena usai membuka acara tersebut.

Ia berharap vaksinasi tetap berkelanjutan, mengingat kanker serviks merupakan salah satu pembunuh bagi perempuan. Susana menyebut, kegiatan vaksinasi ini juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap kaum perempuan

“Ke depan ada kolaborasi, apakah kita bisa menyisihkan dari APBD kita, sehingga target kita perempuan sehat, perempuan berdaya, bisa kita wujudkan di tahun 2045. Vaksinnya memang cukup mahal. Bisa mencapai Rp 2-3 juta. Kuotanya 175 orang. Bahkan ada penambahan kuota 50. Cukup bayar Rp 300 ribu,”  ungkap Susana.

Mahalnya vaksinasi HPV juga diakui Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sanggau, Najori.

“Vaksin ini kan mahal. Kalau mandiri, sekali suntik itu sekitar Rp 2-3 juta. Tapi ini kita ada subsidi dari pemerintah, supaya kita melakukan satu juta vaksin untuk seluruh Indonesia,” kata Najori.

Vaksinasi HPV kata dia, sangat penting terutama bagi wanita di atas usia 50 tahun yang rentan terhadap kanker serviks dan remaja usia 9-14 tahun.

“Makanya program sejuta vaksin kepada ibu-ibu untuk mencegah kanker serviks. Ini sekitar 50 orang. Ini tahap kedua. Sebenarnya ada tiga tahap,” kata dia.

Najori berharap, vaksinasi tidak hanya menjangkau masyarakat Kota Sanggau, tapi juga seluruh kecamatan.

“Kalau target sebanyak-banyaknya. Tapi yang jelas semua ibu-ibu terutama yang sudah menikah, wajib. Selama ini kita baru menjangkau ibu-ibu yang di kota. Nanti kita kolaborasi dengan BP POM bagaimana kita menjangkau kecamatan-kecamatan,” ungkap Najori.

Ia pun menjamin ketersediaan vaksin, tenaga dan peralatan untuk vaksinasi tersebut. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Sekda Aswin Tegaskan Tak Ada Ampun bagi ASN Terlibat Narkoba

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Sekretaris Daerah (Sekda) Sanggau, Aswin Khatib menegaskan komitmennya dalam hal pemberantasan narkoba. …