Sabtu , 28 Februari 2026
Home / BANGUN KALBAR / Pelindo dan Pemprov Kalbar Bahas Pembangunan Jalan Tol Pelabuhan Kijing

Pelindo dan Pemprov Kalbar Bahas Pembangunan Jalan Tol Pelabuhan Kijing

Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Dirut Pelindo Achmad Muchtasyar

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Achmad Muchtasyar, guna membahas optimalisasi operasional Pelabuhan Internasional Kijing, Jumat (27/2/2026).

Pertemuan tersebut memfokuskan pada peningkatan efisiensi aktivitas pelabuhan serta percepatan realisasi pembangunan jalan tol menuju kawasan Pelabuhan Kijing. Percepatan infrastruktur ini dinilai krusial untuk mengurai kemacetan dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jalur Pontianak–Mempawah.

“Prioritas kita jalan tol menuju Pelabuhan Kijing guna mengurai kemacetan di wilayah Pontianak menuju Pelabuhan Kijing di Mempawah,” ungkap Norsan.

Menurutnya, penguatan fungsi Pelabuhan Kijing merupakan solusi jangka panjang dalam mendukung sistem logistik daerah. Namun demikian, keberadaan akses jalan tol menjadi prasyarat utama agar pemindahan arus peti kemas dapat berlangsung aman, efektif, dan berkelanjutan.

“Supaya Pelabuhan Kijing memadai menerima peti kemas untuk dipindahkan, akses jalan tol itu sangat diperlukan. Beban berat mobil pengangkut peti kemas akan lebih aman jika melewati jalan tol. Kalau lewat jalan masyarakat, selain belum memadai, potensi kemacetan dan kecelakaan juga tinggi,” jelasnya.

Ia mengakui, saat ini operasional Pelabuhan Kijing masih menghadapi kendala keterbatasan akses yang menjadi bottleneck. Meski telah melayani ekspor non-peti kemas seperti curah dan kargo tertentu, layanan peti kemas internasional dinilai belum optimal.

“Sekarang sudah beroperasi, tetapi belum maksimal. Kelengkapannya juga harus dipenuhi, dan masalah jalan tol ini tidak bisa kita paksakan lewat jalan biasa karena pasti macet,” tegas Norsan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan Pelindo dan berkoordinasi untuk mempercepat realisasi proyek jalan tol melalui skema investasi. Pelabuhan Kijing diproyeksikan menjadi gerbang logistik internasional sekaligus mengurangi beban lalu lintas angkutan peti kemas di kawasan perkotaan Pontianak.

“Kita berupaya baik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun dari Pelindo untuk secepat mungkin mencari investor jalan tol. Siapa yang paling siap dan cepat, itu yang akan kita dorong,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa Pelabuhan Kijing memiliki prospek besar dalam mendukung arus logistik serta kegiatan ekspor-impor, khususnya melalui layanan peti kemas. Namun optimalisasi tersebut memerlukan dukungan infrastruktur utama berupa akses jalan yang representatif.

“Kami menganggap Kijing ini sebagai motor penggerak ekonomi, tidak hanya di Kalimantan Barat tetapi juga nasional. Karena itu, prospeknya harus didukung dengan kelengkapan utama, terutama akses jalan yang memadai untuk peti kemas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap rencana pembangunan jalan tol menuju kawasan pelabuhan.

“Alhamdulillah Pak Gubernur mendukung penuh. Insya Allah kita bisa mendapatkan investor untuk membangun jalan tol tersebut dalam mendukung Pelabuhan Kijing. Situasinya sangat kondusif, dan kami optimistis ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (irf/irm)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Safari Ramadan di Sanggau, Gubernur Ria Norsan Singgung Pembangunan Ruas Jalan Provinsi

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan ke …