Selasa , 10 Februari 2026
Home / BANGUN KALBAR / Hadiri Grand Opening TORASERA Abdussalam, Gubernur Ria Norsan Harap Jadi Model Ritel Lokal di Kalimantan Barat

Hadiri Grand Opening TORASERA Abdussalam, Gubernur Ria Norsan Harap Jadi Model Ritel Lokal di Kalimantan Barat

Gubernur Kalbar, Ria Norsan mendampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono

 

KALIMANTAN TODAY, KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri acara Grand Opening Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) Abdussalam yang berlokasi di Jalan Poros Durian, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Senin (9/2/2026).

Kehadiran ritel lokal ini diharapkan menjadi oase baru bagi kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat di Kalimantan Barat. Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta peninjauan area toko.

Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menegaskan bahwa Kementerian Koperasi tengah meluncurkan langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia. Saat ini telah terbentuk lebih dari 83.000 badan hukum koperasi desa yang siap beroperasi.

Presiden juga telah mengeluarkan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 yang menginstruksikan percepatan pembangunan fasilitas koperasi seperti gudang, gerai, dan alat kelengkapan lainnya. Sebanyak 30.000 koperasi sedang dalam tahap pembangunan dan ditargetkan siap beroperasi pada April 2026.

Ferry menekankan pentingnya sistem pusat distribusi atau agregator untuk mendukung pasokan barang koperasi.

“Koperasi Desa Merah Putih memerlukan hub atau koperasi sekunder sebagai pusat distribusi. Kabupaten Kubu Raya kami pilih sebagai lokasi pertama pusat distribusi yang akan menjadi model nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada sosok di balik berdirinya TORASERA Abdussalam, yakni Dr. Anas, putra daerah Kabupaten Mempawah yang dikenal berprestasi sejak muda.

“Dulu Anas ini juara satu Qori yang pernah kita utus hingga mendapat hadiah umroh. Kini menjadi pengusaha sukses. Ini contoh pemuda yang berilmu, berpengalaman, namun tetap tawadhu,” ujar Norsan.

Gubernur juga menyoroti tantangan ekonomi saat ini, di mana toko modern berskala nasional sering membuat pedagang kecil dan UMKM lokal tersisih. Hadirnya TORASERA dinilai sebagai langkah strategis menyeimbangkan pasar sekaligus menjadi wadah produk lokal.

“Saya berharap konsep ini bisa dikembangkan di seluruh Kalimantan Barat agar UMKM kita terbantu dan ekonomi rakyat tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pendiri TORASERA, Ustadz Anis Al-Hindu, menjelaskan bahwa Torasera hadir dengan konsep unik yang menggabungkan pusat belanja, kuliner, dan layanan perbankan dalam satu kawasan. Seluruh gerai makanan diisi pelaku UMKM lokal dengan sistem bagi hasil (musyarakah) dan dibebaskan dari biaya sewa, listrik, serta air.

TORASERA juga menerapkan tiga skema harga, yakni harga eceran standar, diskon untuk pembelian di atas lima unit bagi pelaku UMKM, serta harga grosir khusus mitra pesantren dan koperasi desa.

Untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, TORASERA mengumumkan program undian umroh setiap enam bulan. Selain itu, tengah disiapkan pabrik air mineral mikro “Airsa” yang diharapkan segera beroperasi.

Acara ini turut dihadiri jajaran Deputi Kementerian Koperasi RI, Anggota DPR RI Dapil Kalbar, H. Yuliansyah, S.E., Bupati Kubu Raya, Kepala perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Kalbar, Forkopimda Kubu Raya, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Pimpinan Cabang PT BPD Kalbar, camat sungai Ambawang, Kades Desa Durian serta tokoh-tokoh pesantren dan pelaku ekonomi daerah. (rfa/ica)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Bupati Landak Imbau Publik Tak Sebarkan Identitas Anak, Pemkab Ambil Langkah Perlindungan Korban dan Pelaku

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK — Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat untuk tidak meneruskan, …