
KALIMANTANTODAY, PONTIANAK. Tim Pegabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menggelar pelatihan family preneur kepada Angota PKK Kecamatan Pontianak Tenggara dan ibu-ibu dari GPIB Siloam Pontianak, Sabtu (19/09/2026) di accounting hall Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak.
Sebanyak 27 peserta diberikan pelatihan mengenai budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) oleh diberikan Wahyu W Pratama. Peserta diberikan pemahaman mengenai Budikdamber sebagai salah satu metode budidaya ikan yang dapat diterapkan pada lahan yang terbatas dan relatif mudah dikembangkan di lingkungan rumah tangga.
Dalam penyampaian materinya, narasumber menjelaskan konsep dan prinsip dasar Budikdamber, jenis ikan yang dapat dibudidayakan, pemilihan dan pemanfaatan wadah, serta keterkaitan antara pemeliharaan ikan dengan tanaman yang dikembangkan dalam sistem tersebut.

Foto— Wahyu W Pratama memberikan materi Budikdamber pada para peserta“Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan Budikdamber, antara lain kualitas air, pemberian pakan, kepadatan ikan, pemeliharaan ikan, pemilihan tanaman, serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan pertumbuhan ikan dan tanaman,” kata Ketua Tim PKM Jurusan Akuntansi Polnep, Theresia Siwi Kartikawati.
Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan coaching clinic. Pada sesi ini peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pengalaman, maupun permasalahan yang berkaitan dengan budidaya ikan dan penerapan Budikdamber.
Tak hanya itu, peserta juga diberikan materi Manajemen Usaha Sederhana yang disampaikan oleh Elsa Sari Yuliana. Materi ini diberikan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai pengelolaan usaha.
Khususnya apabila kegiatan Budikdamber yang dikembangkan di lingkungan rumah tangga diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif.

Foto—Elsa Sari Yuliana memberikan materi manajemen usaha sederhana.Peserta diberikan pemahaman bahwa pengelolaan usaha, meskipun dilakukan dalam skala rumah tangga, tetap memerlukan perencanaan dan pengelolaan yang baik agar kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara optimal.
Rangkaian kegiatan PKM diakhiri pembagian doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, antusiasme, dan keterlibatan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Camat Pontianak Tenggara, M Yatim mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan pemberdayaan masyarakat serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan serta mendorong sinergi dan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan dan kemandirian ekonomi keluarga. (*)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya