Jumat , 6 November 2026
Home / NEWS / Lima Rumah Rusak Akibat Longsor di Entikong, Satu Keluarga Mengungsi

Lima Rumah Rusak Akibat Longsor di Entikong, Satu Keluarga Mengungsi

Foto–Petugas BPBD mengecek rumah yang terkena longsor di Dusun Nekan, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Selasa-Rabu (3-4/11/2026)–ist

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Usai kabut asap, Kabupaten Sanggau seperti tak sepi dari bencana. Terbaru bencana banjir dan longsor yang terjadi di Dusun Nekan, Desa Nekan, Kecamatan Entiong pada Selasa-Rabu (3-4/11/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Kristian Hendro menyebut lima rumah warga rusak akibat bencana itu. Ia mengatakan, kejadian diawali hujan berintensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Entikong pada Selasa (3/11/2026) malam.

“Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meningkatnya debit air serta kondisi tanah menjadi jenuh dan labil. Kondisi tersebut kemudian memicu terjadinya banjir yang disertai tanah longsor di wilayah Dusun Nekan, Desa Nekan,” kata Hendro, sapaan akrab Kristian Hendro.

Keesokan harinya, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, kembali terjadi banjir yang disertai tanah longsor. Material tanah longsor bergerak dan menerjang sejumlah rumah warga sehingga mengakibatkan kerusakan pada beberapa bagian bangunan, terutama dinding rumah dan bagian kamar.

“Selain rumah yang mengalami kerusakan fisik, terdapat pula bangunan rumah di sekitar lokasi longsor dan masih berpotensi terdampak apabila terjadi pergerakan tanah susulan,” terangnya.

Hendro merinci dari lima rumah terdampak tersebut terdiri dari 13 jiwa. Beberapa rumah mengalami kerusakan fisik berupa robohnya dinding bangunan akibat tertimpa material tanah longsor. Terdapat kerusakan pada bagian kamar rumah warga akibat terjangan material longsor.

“Salah satu keluarga terdampak, yaitu keluarga Selamet Mulyadi sebanyak tiga jiwa, telah mengungsi ke rumah mertua dan berencana merelokasi tempat tinggalnya,” ungkapnya.

Hendro juga menyebut masih terdapat potensi ancaman longsor susulan terhadap rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tanah di sekitar lokasi longsoran masih memerlukan pemantauan dan penanganan. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Resmikan Plaza Bunda Maria Ratu Semesta Alam, Wagub Kalbar Tekankan Nilai Pendidikan, Budaya, dan Toleransi

  KALIMANTAN TODAY, SINGKAWANG – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menghadiri peresmian …