Selasa , 28 April 2026
Home / NEWS / Hadapi Pemilu 2029, PDIP Sanggau Gaet Gen Z dan Milenial

Hadapi Pemilu 2029, PDIP Sanggau Gaet Gen Z dan Milenial

Foto– Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-Kabupaten Sanggau, Senin (27/05/2026) di Gedung Balai Betomu Sanggau—Kiram Akbar

 

KALIMANTANTODAY SANGGAU. Meski Pemilu 2029 masih jauh, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sanggau telah lebih dulu bersiap.  Tak hanya ingin menang, tapi ingin PDIP menjadi partai yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Paolus Hadi, Wakil Ketua Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan DPD PDIP Kalbar, usai membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se-Kabupaten Sanggau, Senin (27/05/2026) di Gedung Balai Betomu Sanggau.

“Partai ke depan bukan hanya soal pemenangan kursi tapi juga bagaimana bisa berbuat untuk rakyat. Terutama para wakil-wakilnya. Tentunya dalam situasi hari ini semoga partai kami terutama pengurus PAC yang terpilih itu semakin solid dan semakin kompak,” katanya kepada awak media.

Ia mengatakan, PDIP harus berbuat dan bekerja sebelum Pemilu guna menumbuhkan kepercayaan bahwa partai ini ada manfaatnya untuk rakyat.

“Itu yang penting. Kalau kita hadir tak ada manfaat juga masalah. Terutama yang ditugaskan partai. Anggota-anggota fraksi, pemimpin daerah, tentunya didukung oleh teman-teman dari ranting maupun PAC,” terangnya.

Dalam kepengurusan ranting dan PAC, PH sapaan Paolus Hadi mengaku partai melibatkan kaum muda terutama Gen Z.

“Tentunya para Gen Z ini perlu penjelasan  yang baik juga mengapa terlibat. Terutama yang berada di kampung dan desa. Ini sebuah strategi yang kami gunakan,” ujar pria yang kini menjabat Anggota DPR RI tersebut.

Senada diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki. Ia mengatakan Gen Z dan milenial bakal menjadi pemilih mayoritas di Pemilu 2029 mendatang. Bahkan, kata Hengki, kisarannya mencapai 60 persen.

“Ini bagaimana kita dari PDIP membentuk sayap-sayap partai seperti Banteng Muda Indonesia, Taruna Merah Putih. Inilah untuk menggaet pemilih-pemilih muda. Gen Z ini kan usia 17-29 tahun. Milenial itu 30-40 tahun. Jadi nanti bagaimana kegiatan anak-anak muda. Anak muda ini kan orang  yang tidak mau diberi pengarahan, mereka lebih pada tindakan nyata,” beber Hengki.

Ia juga meminta seluruh PAC untuk mengaktifkan media sosial. Baginya di era serba cepat, serba digital, penggunaan media sosial wajib dilakukan.

Yang jelas sekarang di zaman serba digital, medsos ini adalah salah satu sarana. Bagaimana PDIP ini sudah harus berpikir menggunakan digital, menggunakan media sosial.

“PDIP tak sekedar menang, tapi bagaimana partai ini menjadi alat perjuangan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Hengki. (Ram)

 

Tentang Redaksi

Cek Juga

Program Sejuta Vaksin HPV, Harga Rp 3 Juta, Cukup Bayar Rp 300 Ribu

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Pemkab Sanggau menggelar vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) bagi ASN dan masyarakat. …