Jumat , 13 Maret 2026
Home / BANGUN KALBAR / Wagub Krisantus Tekankan Usulan Musrenbang Harus Berjenjang

Wagub Krisantus Tekankan Usulan Musrenbang Harus Berjenjang

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan,  secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sanggau Tahun 2027 yang dilaksanakan di Aula Hotel Harvey Sanggau, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sanggau, Forkopimda Kabupaten Sanggau, akademisi, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Suasana khidmat dan antusias mewarnai pembukaan Musrenbang yang mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan Kabupaten Sanggau yang selaras dan bersinergi dengan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai program prioritas pembangunan, di antaranya pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

“Musrenbang merupakan proses perencanaan pembangunan yang harus dilaksanakan secara berjenjang. Forum ini bukan sekadar ajang berkumpul atau silaturahmi, tetapi menjadi sarana untuk merumuskan perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kondisi riil di daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa forum Musrenbang menjadi wadah terbuka bagi seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan program pembangunan tahun mendatang.

“Aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian kami di Pemerintah Provinsi. Perbaikan ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Krisantus menekankan bahwa kemajuan suatu provinsi sangat ditentukan oleh kemajuan kabupaten/kota di dalamnya.

“Provinsi tidak dapat disebut maju apabila kabupaten/kota di dalamnya belum maju. Indikator utamanya adalah kesejahteraan masyarakat di kabupaten/kota. Jika masyarakatnya sejahtera, maka provinsi tersebut dapat dikatakan maju dan berhasil,” tegasnya.

Ia berharap Musrenbang RKPD Kabupaten Sanggau Tahun 2027 dapat menghasilkan program-program pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menyampaikan bahwa capaian pembangunan daerah serta rencana tindak lanjut yang dibahas dalam Musrenbang akan menjadi rencana aksi Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama para mitra pembangunan, termasuk dunia usaha, lembaga keuangan, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Secara garis besar, rencana kerja Pemerintah Kabupaten Sanggau Tahun 2027 menitikberatkan pada pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Ontot.

Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah, di antaranya penataan Taman Arongk Belopa sebagai destinasi favorit masyarakat Sanggau dan pengunjung dari luar daerah.

Selain itu, pengembangan UMKM terus didorong melalui kegiatan Sabang Merah Weekend di Kompleks Sabang Merah serta Sunday Morning di kawasan Istana Surya Negara.

Pemerintah Kabupaten Sanggau juga berencana membangun kompleks budaya sebagai ruang ekspresi kebudayaan daerah, mengingat Sanggau merupakan wilayah yang dihuni oleh beragam suku bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

Di bidang pelayanan dasar, pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial melalui peningkatan akses pendidikan dasar, penguatan layanan kesehatan primer dan rujukan, serta percepatan penanganan gizi dan stunting. (irf/ica)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

BPJS PBI Nonaktif, Warga Landak Kesulitan Berobat Mengadu ke Cornelis

    Kemarin pergi ke Dinas Sosial juga, persyaratannya harus foto waktu kita dirumah sakit …