Minggu , 21 April 2024
Home / NEWS / HMI Sanggau: Pancasila Relevan untuk Generasi Milenial

HMI Sanggau: Pancasila Relevan untuk Generasi Milenial

Foto—Ketua Tim Formatur HMI Sanggau, Peni Yuliani

 

SANGGAU. Pendidikan tentang ideologi Pancasila sangat penting, terutama bagi generasi milenial yang berperan penting bagi kelanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian diungkapkan Ketua Tim Formatur HMI Sanggau, Peni Yuliani, Sabtu (10/4/2021).

Ia mengatakan, pesatnya perkembangan globalisasi dan digitalisasi menjadikan generasi milenial unggul dalam hal kreativitas dan kemudahan dalam menghubungkan dirinya dengan dunia luar dirinya.

“Sayangnya, keunggulan ini banyak dilihat milenial sebagai sesuatu yang membuka ruang untuk menginginkan segalanya. Serba instan dan interaksi antarbudaya yang terbuka mengakibatkan generasi ini mudah dipengaruhi pikiran dan perilakunya. Perilakunya dinamis dan fleksibel. Di titik inilah Pancasila relevan dan berperan penting untuk kita generasi milenial,” jelasnya.

Untuk meneguhkan kembali dan nilai-nilai Pancasila, HMI Sanggau belum lama ini menggelar acara bertema “Reorientasi Nilai-nilai Pancasila” yang digelar di aula Graha Wiratama Mapolres Sanggau. Acara dihadiri Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi, Plt. Kadisporapar Sanggau, Rizma Aminin, Sekretaris DPRD Sanggau, Ignatius Irianto, serta perwakilan organisasi kepemudaan di Sanggau.

Dikatakan Peni, proses pengamalan Pancasila kerap berhenti di tengah jalan. Pancasila tidak dijalankan dengan sepenuh hati, akhirnya hanya menjadi sebuah slogan.

“Kesadaran dari pribadi masing-masing untuk menanamkan nilai Pancasila kepada dirinya sendiri dan orang lain merupakan dasar kehidupan Pancasila. Melalui pengamalan Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari, maka tujuan dari sebuah negara akan tercapai,” jelasnya.

Menurutnya generasi milenial harus sadar, nilai-nilai Pancasila yang ditanam, seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, gotong royong, musyawarah untuk mufakat, keadilan sosial, patriotisme, nasionalisme, menghormati perbedaan bukan hanya untuk dihafal.

“Terlebih dan paling penting adalah untuk diterapkan pada diri sendiri dan menebarkannya kepada generasi milenial lain, yang sama-sama berperan penting dalam menciptakan Indonesia yang damai, aman dan tentram,” sambungnya.

Ia menjelaskan, sila-sila dalam Pancasila tidak dapat dilaksanakan atau diamalkan secara terpisah. Sila-sial itu merupakan satu kesatuan yang utuh dan berkaitan satu sama lain.

“Sebagai warga negara harus menunjukkan penghargaan kepada nilai-nilai Pancasila dalam segala bidang kehidupan dengan mempertahankan Pancasila. Mempertahankan ideologi Pancasila berarti melaksanakan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Disperindagkop dan UM Sanggau Kembali Gelar Operasi Pasar

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Operasi pasar guna pengendalian inflasi daerah jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *