Minggu , 21 Juli 2024
Home / NEWS / Sanggau Miliki Mobil PCR Berkapasitas 400 Sampel per Hari

Sanggau Miliki Mobil PCR Berkapasitas 400 Sampel per Hari

Foto—Mobil PCR, Ambulance Gawat Darurat (PSC 119) dan Ambulance RSUD M.Th Djaman—Kiram Akbar

 

SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau kini memiliki mobil polymerase chain reaction (PCR) keliling atau Mobile Combat PCR (Covid-19) yang mampu memberikan hasil pengetesan dalam waktu 40 menit. Mobil PCR senilai Rp3,9 miliar itu diserahterimakan di halaman Kantor Bupati Sanggau, Rabu (4/11/2020).

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan, mobil PCR ini sudah lama dipesan melalui anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT) Dana Insentif Daerah (DID) Dinas Kesehatan tahun anggaran 2020. Keberadaan mobil PCR ini sebagai salah satu langkah percepatan layanan laboratorium dalam melakukan tes swab di Kabupaten Sanggau.

Foto—Bupati Sanggau, Paolus Hadi melihat langsung perlengkapan yang di dalam mobil PCR, dalam acara serah terima launching mobil PCR di halaman kantor Bupati Sanggau, Rabu (4/11/2020)—Kiram Akbar

 

“Mobil PCR ini sangat penting untuk kita. Dengan semakin cepatnya mengetahui seseorang terkena Covid-19 atau tidak, akan membantu kita dalam menekan penyebaran Covid-19. Membuat psikologis kita baik. Kami berusaha menggunakannya semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujar PH, sapaan Paolus Hadi, kepada awak media.

Bupati Sanggau dua periode ini menyebut, selain melakukan tes sampel spesimen yang dibiayai negara, mobil PCR ini juga akan melayani masyarakat yang ingin melakukan tes secara mandiri.

“Ada yang ditanggung negara dan mandiri. Yang ditanggung negara ada kriteria. Ditanggung negara artinya anggaran pemerintah daerah yang kami siapkan untuk penanganan Covid-19,” jelas PH.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Sanggau Ginting mengatakan, Mobile Combat PCR ini dilengkapi dua unit mesin PCR dengan kapasitas tes masing-masing 200 per hari.

“Jadi bisa 400 sampel yang diuji dalam satu hari. Lamanya sampai keluar hasil lebih kurang 40 menit per sampel. Tahapannya, di-swab, kemudian masuk ke (mesin) ekstraksi, lalu masuk ke computer untuk dianalisa, keluar langsung hasilnya,” jelasnya.

Ginting melanjutkan, Mobile Combat PCR ini bisa bergerak, sambil berjalan bisa running.

“Di dalam cukup nyaman dan ini sudah standar biosafety level II (BSL-2) dengan tekanan udara yang negatif. Petugas yang di dalam aman dari penularan dari luar. Jadi, kalau biasanya petugas Swab menggunakan APD lengkap, menggunakan baju hazmat, maka dengan mobil ini cukup dengan standar laboratorium,” ucapnya.

Mobil PCR akan dioperasikan tim yang lengkap. Mulai dari dokter spesialis patologi klinis, dokter umum, analis, petugas data dan driver.

“Kenapa ada petugas data, karena mobil ini sudah dilengkapi dengan server online,” terang Ginting.

Hanya saja, karena keterbatasan reagen yang ada, maka tes swab akan dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Sesuai dengan pedoman. Jadi kita ambil yang prioritas supaya hasil lab kita betul-betul berkualitas dan kita bisa menggunakan uang negara secara efesien dan efektif. Yang positif langsung kita isolasi dan yang negatif bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Mobil PCR ini akan keliling di beberapa kecamatan,” pungkasnya.

Selain serah terima mobil PCR, bupati juga melakukan serah terima Ambulance Gawat Darurat (PSC 119) dan Ambulance RSUD M.Th Djaman. Hadir dalam acara serah terima itu, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka, Ketua DPRD Sanggau Jumadi, Kajari Sanggau Tengku Firdaus, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Affiansyah, Ketua PN Sanggau Arief Boediono dan Wakapolres Sanggau Kompol Agus Dwi Cahyono. (ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Dinas PUPR Segera Cek Asrama Mahasiswa Kabupaten Sanggau di Pontianak

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *