Jumat , 3 Desember 2021
Home / NEWS / Ikut Tanam Padi di PLTB Sungai Langer, Paolus Hadi: Berladang Tak Harus Membakar

Ikut Tanam Padi di PLTB Sungai Langer, Paolus Hadi: Berladang Tak Harus Membakar

Bupati Sanggau, Paolus Hadi.dok

 

SANGGAU. Bupati Sanggau, Paolus Hadi ikut serta menanam padi dengan metode Sanggau Farming System (SFS) di area Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) seluas lima hektar, di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas Jumat (2/10/2020).

Kegiatan tersebut bertemakan ‘Mari Kita Wujudkan Sanggau Sehat Tanpa Asap dengan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB)’.

Acara yang diselenggaran Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau itu dihadiri Dandim 1204/Sanggau, Letkol. Inf Affiansyah, Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono, Plt. Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Kubin, Para Kepala OPD terkait, Camat Kapuas, Jemain, Forkompimcam, Pj. Kades Mengkiang, Tekam Sunarya dan Ketua Gabungan Kelompok Tani Tunas Bersatu, Junaidi serta anggotanya.

“Hari ini kita uji coba menanam padi tanpa bakar yang dilaksanakan di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang. Kita pelan-pelan untuk mengajak melibatkan masyarakat Sungai Langer,” kata Paolus Hadi.

Dikatakannya, memang harus ada intervensi dari pemerintah lantaran PLTB menggunakan peralatan yang tak dimiliki petani.

“Ini kita mencoba dulu. Mudah-mudahan dengan hasil ini masyarakat kita yakin yang dimana tidak juga dalam berladang itu harus membakar,” ujar PH, sapan akrab Paolus Hadi.

Uji coba ini, sebut dia, guna mengubah dari kebiasaan yang dulunya berladang dengan cara membakar, dengan mengolah lahan tanpa membakar.

“Cara inikan tidak gampang juga, sehingga tahun depan untuk seluruh masyarakat Sungai Langer per Kartu Keluarga (KK) kita mau dorong satu hektar. Kalau sistem berladang lama yang kita lakukan biasanya kita menunggu sampai pohon besar lagi dan baru kita kembali ke areal itu, akan tetapi dengan PLTB ini bisa dilakukan setiap tahun,” terangnya.

Ditambahkannya, setelah panen padi, lahan tersebut dapat diolah untuk menanam tanaman palawija.

“Bisa jagung dan bisa lainnya. Jadi saya kira ini bagus. Kita coba dan kita akan lihat hasilnya nanti dan ini juga bisa menambah pendapatan mereka dengan tanaman palawija. Saya juga tahu dimana masyarakat Sungai Langer ini juga setiap Sabtu dan Minggu mereka jualan di Sanggau, yaitu jual sayur-sayuran. Nanti saya minta dari dinas tentu kerjasama kita semua bagaimana sayuran selalu ada, sehingga masyarakat Sungai Langer bisa jualan terus,” harapnya.

Sementara itu, Dandim 1204/Sanggau Letkol. Inf. Affiansyah berharap membuka lahan tanpa membakar dapat terus berlanjut. Ini sesuai dengan program Langit Biru di Bumi Khatulistiwa yang dicanangkan XII/Tpr dan Danrem 121/ABW.

Pada kesempatan yang sama Ketua Gabungan Kelompok Tani Tunas Bersatu Desa Mengkiang, Junaidi mengatakan program PLTB ini sudah mulai berjalan. Kedepan akan diperluas di dua dusun.

“Karena di desa kita ini ada tiga dusun dan untuk tahun ini kita ada demplot utamanya lima hektar di Dusun Sungai Langer ini dan ada demplot kecil di Dusun Tokang satu hektaran dan Dusun Mengkiang sekitar setengah hektar,” ungkap Junaidi. (ram/Diskominfo Sanggau)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

RAPBD 2022, Bupati Landak Terima Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama DPRD Kabupaten Landak menandatangani persetujuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *