Minggu , 16 Juni 2024
Home / NEWS / Realokasi untuk Covid-19 Belum Sentuh Anggaran Pembangunan

Realokasi untuk Covid-19 Belum Sentuh Anggaran Pembangunan

Suriansyah

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Kendati realokasi APBD Tahun Anggaran (TA) 2020 untuk menangani Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) beserta dampaknya sudah mencapai sekitar Rp295 Miliar, sama sekali belum menyentuh pos anggaran pembangunan di Provinsi Kalbar.

“Kegiatan pembangunan masih direncanakan seperti sediakala,” kata Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, usai Rapat Badan Anggaran (Banggar) di Ruang Meranti DPRD Provinsi Kalbar, Senin (27/04/2020).

Suriansyah menjelaskan, Pemprov Kalbar sudah dua kali mengusulkan realokasi APBD TA 2020 untuk menangani pandemi global Covid-19. Totalnya mencapai sekitar Rp295 Miliar.

“Sementara ini pergeseran atau pemotongan dilakukan dari pos belanja rutin, seperti biaya perjalanan dinas, ATK (Alat Tulis Kantor), biaya kantor dan biaya administrasi lainnya,” ungkap Suriansyah.

Sampai saat ini, lanjut Legislator Gerindra ini, realokasi belum menyentuh anggaran pembangunan. “Kecuali mungkin nanti ada lagi keperluan anggaran baru untuk mengatasi Covid-19 ini,” kata Suriansyah.

Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), realokasi anggaran tersebut harus diketahui Pimpinan dan disampaikan ke Anggota DPRD.

Berdasarkan hal tersebut, jelas Suriansyah, DPRD Provinsi Kalbar menempuh mekanisme Rapat Banggar. “Dari rapat ini pada prinsipnya kami menyetujui usulan Gubernur untuk melakukan pergeseran anggaran tersebut,” ucap Suriansyah.

Terkait realokasi APBD TA 2020 ini, Pemprov Kalbar akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub). “Selanjutnya akan kami bahas dalam APBD Perubahan TA 2020,” pungkas Suriansyah.(dik)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Dinkes Sanggau Klaim Periode 2022-2023 Persentase Stunting Turun Hampir 10 Persen

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Menekan angka stunting menjadi salah satu target Pemerintah Kabupaten Sanggau. Optimis angka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *