Jumat , 3 Desember 2021
Home / HEADLINE NEWS / Kalbar KLB Corona

Kalbar KLB Corona

Gubernur Kalbar Sutarmidji
Gubernur Kalbar Sutarmidji

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Gubernur kalbar Sutarmidji memutuskan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kalimantan Barat.

Guna menangani, mengendalikan dan menghentikan penularan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Sutarmidji menginstruksikan 14 Bupati/Wali Kota untuk membentuk COVID-19 Center di setiap kecamatan.

Instruksi tersebut dituangkan Gubernur Midji dalam Surat Edaran Nomor: 440/0863/Kesra-B tentang KLB/Tanggap Darurat COVID-19 tertanggal 17 Maret 2020.

Surat Edaran tersebut dikeluarkan lantaran sampai 17 Maret 2010 tercatatn 110 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 15 Orang Dalam Pengawasan terkait COVID-19.

 

Rinciannya:

  1. Kota Pontianak: 4 orang
  2. Kabupaten Mempawah: 2 orang
  3. Kabupaten Kayong Utara: 1 orang
  4. Kabupaten Ketapang: 1 orang
  5. Kabupaten Sambas: 2 orang
  6. Kabupaten Bengkayang: 4 orang
  7. Kabupaten Landak: 1 orang

“Untuk mengendalikan dan mencegah bertambahnya korban terinfeksi COVID-19, di wilayah Kalbar, bilamana dipandang perlu Saudara (Bupati/Wali Kota-red) dapat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB)/Tanggap Darurat dengan mengikut ketentuan berlaku,” demikian bunyi Surat Edaran Gubernur Midji tersebut.

Selain itu, melalui Surat Edaran tersebut, Gubernur Midji juga meminta Bupati/Wali Kota untuk menginstruksikan seluruh petugas kesehatan dan Camat aktif mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait COVID-19, mulai dari pencegahan hingga penanganan apabila ditemukan kasus di lingkungannya.

Kemudian melaksanakan desinfektan di tempat-tempat umum seperti sekolah, menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer. Membentuk COVID-19 Center di setiap kecamatan dan segera melaporkan ke Posko COVID-19 Provinsi apabila ditemukan kasus. (dik)

 

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

RAPBD 2022, Bupati Landak Terima Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama DPRD Kabupaten Landak menandatangani persetujuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *