Jumat , 1 Maret 2024
Home / NEWS / Corona, Sekolah Diliburkan, Perayaan HUT Kota Sanggau Ditunda

Corona, Sekolah Diliburkan, Perayaan HUT Kota Sanggau Ditunda

Foto---Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, bersama jajaran Forkompimda melakukan konfrensi pers usai rapat terbatas terkait penanganan penyebaran virus Corona, Senin (16/3/2020) di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Sanggau—Kiram Akbar
Foto—Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, bersama jajaran Forkompimda melakukan konfrensi pers usai rapat terbatas terkait penanganan penyebaran virus Corona, Senin (16/3/2020) di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Sanggau—Kiram Akbar

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar rapat terbatas dengan seluruh Fokompimda dan Kepala OPD terkait penanganan penyebaran virus Corona, Senin (16/3/2020) di lantai II Kator BupatiSanggau.
“Kami sudah melaksanakan rapat terbatas yang dihadiri oleh Forkompimda Kabupaten Sanggau, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, beserta seluruh jajaran terkait, dari Imigrasi, rumah sakit, dan OPD yang berkaitan langsung dengan virus Corona ini,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi dalam konfrensi pers-nya usai rapat terbatas tersebut.

PH, sapaan Paolus Hadi juga mengatakan, Kabupaten Sanggau segera membentuk gugus tugas percepatan penanganan Corona, sebagai tindaklanjut Keputusan Presiden Nomor VII tahun 2020.

“Mengapa ini segera kita lakukan, karena ini sudah ditegaskan bencana ini adalah bencana nasional. Karena nasional, tentu daerah Kalbar adalah daerah yang rentan juga yang sudah disampaikan pak Gubernur. Kami meneruskan apa sudah menjadi kesepahaman yang sudah disampaikan Gubernur Kalbar. Kita ini daerah perbatasan langsung dengan Serawak. Dan kita sudah pahami, daerah itu adalah daerah terjangkit,” terangnya.

Adapun langkah yang diambil adalah. Pertama, sekolah diliburkan, mulai dari PAUD sampai SMP.

“Karena itu yang menjadi kewenangan kita. Dan untuk perguruan tinggi yang ada di Sanggau, saya sudah memerintahkan Asisten II saya sudah menyampaikan pertimbangan untuk diliburkan,” kata dia.

Meski demikian, orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu menegakan, bahwa itu bukan libur biasa.

“Ini kita beri waktu 14 hari mulai dari besok, supaya ini mendorong agar terhindar dari terjangkit virus Corona. Kita harus berani mengatakan untuk hati-hati, karena virus ini tidak kelihatan. Kepada orangtua jangan senang, kemudian membawa anaknya liburan ke mall-mall. Ndak ada ! Ini sekolah di rumah. Jaga diri di rumah,” tegasnya.

Para orangtua diimbau untuk menjaga anaknya. “Kita harus memberi pejelasan kepada mereka bahwa kita belajar di rumah, karena kita menghindari untuk berkumpul-kumpul,” terangnya.
Kedua, ASN tetap bekerja seperti biasa. Hanya ia meminta kepada setiap OPD dan juga instansi vertikal, membuat standar kesehatannya.

“Harus selalu ada cuci tangan, kemudian juga, kita usahakan alat pendeteksi suhu. Selian itu kita juga minta kebugaran mereka,” tambahnya.

PH juga meminta masyarakat tidak panik. “Tapi menjadi sebuah perhatian itu penting. Kita sudah melihat perkembangan virus di dunia, sangat cepat dan termasuk di Indonesia sangat cepat. Dan di Kalbar, kemarin sudah diumumkan resmi, sudah ada satu pasien. Kita harus waspada. Kemudian hindari tempat keramaian,” jelasnya.

Begitu pula dengan even-even besar di Sanggau. Terutama perayaan HUT Kota Sanggau ke 404 ditunda.

“Memang sedih, tapi harus kita lakukan. Ada beberapa kegiatan, saya sudah melarang kegiatan besar di Sanggau. Saya minta dukungan organisasi masyarakat lainnya, kalau ada even-even lebih baik tunda dulu. Salah satu untuk pencegahan adalah dilarang berkumpul. Karena kita ndak tahu, siapa yang membawa. Memang ini cukup mengagetkan, tapi untuk kita berjaga-jaga,” pungkasnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau: Imlek dan Cap Go Me adalah Perayaan Arti Penting Persaudaraan

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Perayaan Imlek dan Cap Go Me 2024 digelar halaman Mall Pelayanan Publik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *