Kamis , 18 Juli 2024
Home / NEWS / Shalawat Dua Negara, Konjen RI: Pertama di Dunia

Shalawat Dua Negara, Konjen RI: Pertama di Dunia

Foto—Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan Habib Syech berada satu panggung pada acara shalawat dua negara, Sabtu (25/1/2020)---Kiram Akbar
Foto—Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan Habib Syech berada satu panggung pada acara shalawat dua negara, Sabtu (25/1/2020)—Kiram Akbar

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Tak kurang dari dua ribu massa dari Indonesia dan Malaysia hadir dalam acara shalawat dua negara yang digelar di PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Sabtu (25/1/2020) malam.

Foto---Ribuan massa yang hadir dari dua negara (Indonesia/Malaysia)
Foto—Ribuan massa yang hadir dari dua negara (Indonesia/Malaysia)

Acara yang berlangsung luar biasa itu menghadirkan Habib Syech Abdul Qadir Assegaf dan Gus Karim. Konsulat Jendral (Konjen) RI di Kuching, Yonny Tri Prayitno menilai acara tersebut sangat baik untuk hubungan kedua negara.

“Awalnya semua panitia dari sini (Entikong). Beliau minta bantuan saya bagaimana bisa didukun oleh Konsulat Jendral di sana, agar bisa membawa teman-teman dari Malaysia agar bisa ikut shalawat bersama. Jadi kami menerima ajakan ini, karena ini hubungan baik kedua negara,” katanya pada wartawan usai acara.

Ia bahkan mengatakan shawalatan kali ini sangat luar biasa. Ia pun tak segan-segan menyebut yang pertama di dunia.

“Kita lihat semuanya senang, bahagia, karena kita bersaudara. Habib juga dari awal ketemu di air port, beliau senang, bilang ini tidak biasa. Yang biasanya satu negara, tapi ini dua negara. Bahkan ini yang pertama di dunia, karena di titik border perbatasan. Ini kan sesuatu yang luar biasa. Kita senang semua, hubungan ini akan lebih baik, dengan berkumpulnya mereka semua, bershalawat di sini, intinya mereka menjadi satu kesatuan dalam merangkai sebuah persahabatan,” paparnya.

Apakah acara tersebut bakal menjadi acara rutin? Yonny mengaku belum bisa memastikan.

“Kita akan tanyakan dulu, apakah mereka akan bisa melanjutkan lagi dengan kegiatan berikutnya. Bisa saja mereka (Malaysia) yang jadi tuan rumah. Bisa jadi Aruk, Biawan,” terangnya.

Untuk acara di Entikong tersebut, massa dari Malaysia yang hadir relatif banyak.

“Ada empat bus. Kalau satu bus isinya 50 orang, kira-kira 200 orang. Belum yang di sekitar sini (border). Artinya antusiasnya tinnggi. Intinya di antara kita bersahabat,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Ketua panitia shalawat dua negara, Akhwan Annas mengaku persiapan acara cukup lama, sekitar satu bulan. Tujuannya untuk memperkuat hubungan baik sekaligus ajang silaturahmi antara Indonesia dengan Malaysia.

“Semoga ke depan hubungan negara kita dengan tetangga ini semakin baik ke depannya,” harap Akhwan Annas, pria yang juga menjabat Kacabjari Entikong itu. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Buka Gawai Adat Dayak Nosu’ Minu Podi ke-20, Pj. Bupati Sanggau: Jangan Golput, Perangi Narkotika

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Gawai Adat Dayak Nosu’ Minu Podi ke-20 resmi dibuka Penjabat (Pj) Bupati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *