Selasa , 16 Juli 2024
Home / NEWS / Bupati Paolus Hadi: Jangan Gabung ISKA karena Ada Target Khusus

Bupati Paolus Hadi: Jangan Gabung ISKA karena Ada Target Khusus

Foto---Bupati Sanggau, Paolus Hadi (dua dari kiri) memberikan sambutan pada Muscan ke-2 ISKA Kabupaten Sanggau, Jumat (20/9)
Foto—Bupati Sanggau, Paolus Hadi (dua dari kiri) memberikan sambutan pada Muscan ke-2 ISKA Kabupaten Sanggau, Jumat (20/9)

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Muscab Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia Kabupaten Sanggau ke-2 resmi dibuka Bupati Sanggau, Paolus Hadi pada Jumat (20/9) di aula lantai II gedung DPRD Sanggau.

Paolus Hadi yang juga Wakil Ketua DPD ISKA Indonesia Kalbar berharap ISKA harus berperan untuk terlibat dalam pembangunan daerah dan memberi masukan atau pendapat yang bisa mendorong kemajuan Kabupaten Sanggau.

“Saya berharap bergabung pada organisasi ISKA ini benar-benar tulus dari hati. Jangan sampai mempunyai niat bergabung dengan ISKA ini dikarenakan ada target khusus untuk kepentingan pribadi. Harapan dari saya, cintai dulu ISKA, pelan-pelan pasti akan mengerti apa yang harus dilakukan,” katanya.

PH, sapaan akrab Paolus Hadi, mengatakan bahwa perlu data terkait berapa banyak orang Katolik Sanggau yang menyandang gelar sarjana.

“Saya belum punya data, apakah orang Katolik Sanggau sudah banyak yang sarjana. Karena mengingat dengan adanya orang Katolik untuk kelompok intelektualnya bisa membantu pemerintah dalam hal pembangunan,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Agustinus Klarus mewakili Ketua DPD ISKA Indonesia Kalbar, Ketua DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau, Yulia Theresia, Vikjen Keuskupan Sanggau, Pastor Riyadi, serta para pengurus ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau.

Ketua Panitia Penyelenggara, Susana Herpena menyampaikan ISKA harus sesuai dengan identitas intelektual yang mandiri, terbuka, berdaya kritis dan menjunjung tinggi martabat manusia.

Sarjana atau cendikiawan, lanjut Susana, membawakan perannya dalam wadah pengabdian dengan memadukan ilmu dengan iman Katolik serta mengamalkannya dengan tepat sebagaimana tertuang dalam pembukaan Anggaran Dasar ISKA Indonesia.

Dikatakannya pula, dengan telah berakhirnya masa pengurusan DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau Periode 2014-2016 sesuai dengan surat ketetapan DPD ISKA Indonesia Kalimantan Barat Nomor:02/TAP/DPD ISKA KALBAR/1/2014 Tentang Pengesahan Dewan Pengurus Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau, panitia pelaksana Muscab ke-2 mengundang para sarjana atau cendikiawan Katolik Kabupaten Sanggau untuk hadir dan terlibat langsung dalam penyusunan dewan kepengurusan yang baru secara demokratis.

“Adapun mekanisme pelaksanaan dan pemilihan dewan kepengurusan DPC ISKA Kabupaten Sanggau tetap mengacu kepada AD/ART ISKA Indonesia dan tata tertib sidang yang akan di susun pada saat pelaksanaan musyawarah cabang berlangsung,” kata Susana.

Ia menyebut ada tiga tujuah digelarnya Muscab ke-2 ini. Pertama, penyampaian laporan pertangungjawaban Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau. Kedua, pembentukan tim formatur penjaringan bakal calon dan pemilihan Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau. Ketiga, penetapan hasil pemilihan Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sangau.

Sementara itu, Ketua DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau Yulia Theresia menyampaikan bahwa organisasi ISKA semakin hari semakin berkembang.

“ISKA sangat mengharapkan partisipasi pengorbanan dari kita semua selaku kepengurusan DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau dan tidak mengharap sepenuhnya dari dana ISKA dalam kegiatan Muscab ini,” ujar Yulia.

Karena ia mengajak para pengurus bergerak maju. “Saya berterimakasih kepada pihak panitia penyelenggara yang sangat aktif dalam membantu kepengurusan lama dalam melaksanakan kegiatan musyawarah DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau,” ucapnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau Tegaskan Pengusaha Walet Wajib Bayar Pajak, Perintahkan OPD Teknis Cek Lapangan

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman menegaskan para pengusaha sarang burung walet memiliki kewajiban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *