Jumat , 24 Mei 2024
Home / LANDAK / Perubahan APBD Landak 2019 Disahkan Rp 1,3 Triliun

Perubahan APBD Landak 2019 Disahkan Rp 1,3 Triliun

7D4AE25C-48CC-4538-A93D-75EB74881549
KALIMATAN TODAY, LANDAK- Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Landak kembali menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraks-fraksi DPRD Landak terhadap raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Landak tahun anggaran 2019 senin (05/08/2019).

Rapat yang digelar di aula kantor DPRD Landak ini dibuka oleh Ketua DPRD Landak Heri Saman serta dihadiri langsung oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Seketaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius, para Kepala OPD serta anggota DPRD Landak.

Dalam rapat tersebut dijabarkan garis besar peruahan APBD Kabupaten Landak tahun anggaran 2019 yakni pendapatan asli daerah bertambah sebesar Rp. 14.653. 543.335,22 dari semula Rp. 1.358.105.262.733,00 menjadi Rp. 1.372. 758.805.958,22.

Selain itu belanja daerah yang tadinya Rp. 1.370.105.262.733,00 bertambah Rp 61.225.816.753,22 setelah perubahan menjadi Rp. 1.431.331.079.486,22 sementara surplus atau defisit setelah perubahan mencapai Rp. 58.572. 273.528,00.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, termasuk seluruh anggota dan jajaran DPRD Landak yang telah membahas secara baik terkait  perubahan APBD tahun anggaran 2019.

Bupati berharap kedepan apa yang sudah diputuskan baik antara Pemerintah daerah Kabupaten Landak bersama DPRD bisa membawa kemajuan bagi masyarakat di Kabupaten Landak.

“Kita baru saja menyepakati APBD perubahan kabupaten landak tahun 2019 dan dilanjutkan dengan rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Landak tahun 2020 agar bisa dibahas oleh anggota dewan dengan harapan pembahasan APBD Kabupaten Landak tahun 2020 bisa tepat waktu,” ucap Bupati Landak.

Sementara itu, Ketua DPRD Landak Heri saman berharap terhadap sejumlah masukan dan saran yang disampaikan oleh masing-masing fraksi di DPRD dapat menjadi tolak ukur bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja terutama dari segi pendapatan asli daerah, pendapatan dana perimbangan, maupun jenis komponen belanja.

“Kita harapkan ini bisa berguna untuk masyarakat sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat dengan APBD berputar sehingga masyarakat bisa langsung mendapatkan mamfaatnya,” ketus Heri saman (Kar).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pemkab Landak Gelar Operasi Pasar Murah Tahap II Tahun 2024

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Pemerintah Daerah Kabupaten Landak menggelar kegiatan Operasi Pasar Murah Tahap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *