Selasa , 16 Juli 2024
Home / KUBU RAYA / Aipda Hendri Sulap Kendaraan Dinas Jadi Mesin Pemadam Api

Aipda Hendri Sulap Kendaraan Dinas Jadi Mesin Pemadam Api

1E5BC065-FDA5-4D49-A39D-2D06EB7772ED

KALIMANTAN TODAY, KUBU RAYA – Sekilas memang tidak tampak, kalau kendaraan dinas kepolisian yang dipakai oleh Aipda Hendry Novian bisa dipergunakan untuk memadamkan lahan dan perumahan yang terbakar.

625A438C-C512-49A5-BC28-F5A3FB350FA5

Sepeda motor itu tidak mengangkut mesin sedot yang lumayan berat, hanya saja didalam boks bagian belakang selalu tersedia peralatan seperti selang air, dan berbagai peralatan lainnya.

Pada saat kejadian, ia dengan cepat menstandarduakan kedudukan sepeda motor. Membuka penutup mesin dan memasang baut untuk meletakan kipas penghisap air. Tidak butuh waktu lama untuk pengerjaan tersebut.

Ide tersebut kata Aipda Hendry Novian ia dapatkan saat melihat temannya menyedot air dari sumur yang menggunakan sepeda motor.

“Saat itulah, saya terinspirasi untuk membuatnya. Apalagi, di Desa Sui Itik tempat saya berdinas, jika terjadi kebakaran lahan maupun rumah, mobil pemadam tidak bisa masuk kedalam dengan kondisi jalan yang kecil,” ujarnya Kamis (1/8).

Setelah jadi, ia pun beberapa kali melakukan uji coba. Uji coba itu dilakukan untuk mengetahui, efek sedotan dan semburan air terhadap mesin sepeda motor.

“Ternyata normal, tidak ada hambatan. Bahkan usai melakukan pemadaman lahan, motor tersebut saya pergunakan lagi untuk patroli,” paparnya.

Ia menjelaskan, pemasangan kipas hisap itu tidaklah rumit dan cukup mudah dilakukan bongkar pasang walau sendirian.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan To’om Desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap, Rabu kemarin, hasil karyanya sukses melakukan pemadaman.

Kapolsek Sungai Kakap, Iptu Antonius Pardamean menambahkan, motor dinas Bhabinkamtibmas Sui Itik ini sudah beberapa kali dilakukan uji coba dan hasilnya tidak ada masalah atau merusak mesin sepeda motor itu sendiri.

Tentunya dengan perhitungan yang matang yang dibuat oleh Aipda Hendry Novian dapat menyedot dan mengeluarkan air yang cukup deras dan bisa diandalkan untuk memadamkan api dilahan yang terbakar.

Teknik ini kata Anton, dapat dikembangkan oleh siapapun terutama bagi petugas kepolisian dalam menjangkau lokasi yang terbakar yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

“Temuan anggota Bhabibkamtibmas Polsek Kakap ini, sangat membantu sekali apalagi pada saat terjadi karhutla,” ungkap dia.

Anggota tidak perlu bersusah payah mengangkut mesin pemadam mini yang cukup berat apalagi didalam hutan.

“Jadi, lokasi yang tidak dapat dijangkau mobil dapat diantisipasi dengan sepeda motor yang sudah disulap,” pungkasnya. (jon)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau Tegaskan Pengusaha Walet Wajib Bayar Pajak, Perintahkan OPD Teknis Cek Lapangan

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman menegaskan para pengusaha sarang burung walet memiliki kewajiban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *