Senin , 15 Juli 2024
Home / LANDAK / Ratusan Batang Kayu di Gudang Penyimpanan Kayu di Ngabang Terbakar

Ratusan Batang Kayu di Gudang Penyimpanan Kayu di Ngabang Terbakar

DC111FDA-E45C-4605-A0DD-8D8BE1C91C78

 

KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Ratusan batang kayu yang disimpan di gudang penyimpanan kayu yang berlokasi di jalan Ngabang- Serimbo komplek Armed 16/ Komposit Ngabang terkabar rabu (24/07/2019).

Peristiwa terbakarnya ratusan batang kayu di gudang penyimpanan kayu milik salah satu warga ini sontak mengagetkan warga sekitar.

Kencangan nya tiupan angin dilokasi kejadian membuat kobaran api dengan cepat melahap sejumlah tumpukan kayu yang tersusun tepat dibelakang gudang.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian dibantu pihak Kepolisian, TNI bersama warga sekitar berjibaku untuk memadamkan kobaran api.

Sejumlah mobil Kebakaran swasta maupun damkar dari Satpol PP Kabupaten Landak juga turut diterjunkan ke lokasi kebakaran. Tidak hanya itu satu unit mobil water canon milik Polres Landak juga turut di kerahkan.

Berdasarkan pantauan Kalimantan Today dilokasi kejadian, terbakarnya tumpukan kayu di gudang penyimpanan kayu ini diketahui terjadi sekitar pukul 12.45 Wib siang. Hingga pukul 15.30 Wib kobaran api masih terlihat melalap tumpukan kayu yang terbakar.

Minimnya sumber air dilokasi kejadian serta mudahnya materil kayu yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup dramatis.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran tumpukan kayu di gudang kayu milik warga ini belum diketahui. Sementara pemilik gudang yang saat kejadian berada dilokasi masih enggan untuk memberikan keterangan perihal jumlah kerugian yang dialami kepada awak media (Kar)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau Tegaskan Pengusaha Walet Wajib Bayar Pajak, Perintahkan OPD Teknis Cek Lapangan

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman menegaskan para pengusaha sarang burung walet memiliki kewajiban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *