Selasa , 27 Februari 2024
Home / LANDAK / Sembilan Kecamatan di Landak ini Masuk Daerah Rawan Potensi Tanah Bergerak

Sembilan Kecamatan di Landak ini Masuk Daerah Rawan Potensi Tanah Bergerak

Ilustrasi
Ilustrasi
KALIMANTAN TODAN, LANDAK- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak memetakan sembilan dari tiga belas Kecamatan di Kabupaten Landak berpotensi tanah begerak.
Saat dikonfirmasi Plt Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Landak Ivan Zulfisani mengatakan kesembilan Kecamatan berpotensi tanah bergerak ini diantara nya Kecamatan Air besar, Kecamatan Manyuke Hulu, Kecamatan Jelimpo, Kecamatan Mandor, Kecmatan Mempawah Hulu, Kecamatan Menjalin, Kecamatan, Kecamatan Manyuke Sengah temila, dan Kecamatan Sompak.
“Tiga Kecamatan diantaranya Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Sompak dan Kecamatan Mempawah Hulu menjadi daerah kerawanan cukup tinggi,” kata Ivan Rabu (23/1).
Karna itu, menurut Ivan saat ini pihak BPBD Landak sendiri terus melakukan upaya kordinasi hingga ketingkat Kecamatan dan Desa untuk memberikan pemahaman dini kepada masyarkat terkait kebencanaan.
Sementara untuk tiga wilayah Kecamatan yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi BPBD Kabupaten Landak terus menghimbau warga untuk tetap waspada mengingat musim penguhujan sendiri masih akan terjadi hingga akhir febuari mendatang.
“Tiga wilayah kecamatan ini memang menjadi fokus perhatian BPBD Landak saat ini,” tambahnya.
Ia juga berharap adanya sinergisitas dari semua pihak termasuk masyarakat untuk dapat berperan aktif melaporkan jika terjadinya bencana alam diwilayah masing-masing sehingga diharapkan dapat segera di tidaklanjuti oleh BPBD untuk melakukan upaya evakuasi awal.
“Kita memang mengharapkan adanya partisipasi masyarkat untuk memberikan informasi jika terjadinya suatu musibah bencana di daerah masing-masing,” tutupnya. (Kar)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Kejaksaan Negeri Sanggau Eksekusi Dua Terpidana Kasus Program Peremajaan Sawit Rakyat KUD Sinar Mulia

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau melakukan eksekusi pada dua terpidana dalam kasus penyimpangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *