Selasa , 28 Mei 2024
Home / LANDAK / Tiga Kecamatan di Landak Berpotensi Terjadi Angin Puting Beliung

Tiga Kecamatan di Landak Berpotensi Terjadi Angin Puting Beliung

Ilustrasi
Ilustrasi

KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak memetakan tiga wilayah Kecamatan di Kabupaten Landak berpotensi terjadinya angin puting beliung.

Saat dikonfirmasi Plt Kelapa Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Landak Ivan Zulfisani menjelaskan tiga kecamatan yang masuk dalam zona potensi angin puting beliung tersebut yakni Kecamatan Mandor, Kecamatan Menjalin, dan Kecamatan Mempawah Hulu.

“Untuk wilayah yang pernah juga terjadi bencana angin puting beliung sebelumnya ada di Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Jelimpo, dan Kecamatan Kuala Behe,” kata Ivan Zulfisani selasa (22/1).

Karnanya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan potensi terjadinya bencana angin puting beliung tersebut, BPBD Kabupaten Landak meminta agar masyarakat tetap waspada. Terutama saat akan melakukan aktivitas di luar rumah.

“Mengingat potensi ujan disertai angin kencang masih akan terjadi hingga akhir februari 2019 mendatang,” tambahnya.

Sementara untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana angin puting beliung ini. BPBD Kabupaten Landak mengaku terus melakukan upaya kordinasi bersama parangkat Kecamatan dan Desa di wilayah Kabupaten Landak.

“Kordinasi ini untuk memberikan informasi awal kepada masyarakat terkait kebencanaan,”ungkapnya.

Selain pemetaan wilayah rawan bencana angin puting beliung BPBD Kabupaten Landak juga meminta warga untuk mewaspadai datangnya bencana banjir. Mengingat saat ini 13 dari 14 Kecamaatan di Kabupaten Landak masuk dalam kategori wilayah rawan batinsor.

“Karna itu, bagi warga yang berkumin dibantaran sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya. (Kar).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Deklarasikan ODF, Bupati Sis Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat

KALIMANTAN TODAY, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mendeklarasikan Desa Stop Buang Air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *