Minggu , 16 Januari 2022
Home / BENGKAYANG / Syamsul Rizal Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua MABM Bengkayang

Syamsul Rizal Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua MABM Bengkayang

 

KALIMANTAN TODAY, BENGKAYANG  – Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kabupaten Bengkayang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke-II, sekaligis memilih kepengurusan yang baru masa Bhakti 2021-2026, yang dihelat di Aula Lantan III Wisma Jovan Bengkayang, pada 27-28 November 2021. Adapun Musda kali ini bertema “Berumah Dalam Musyawarah, Bertempat Dalam Mufakat”.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Musda II MABM tahun 2021, S. Indra menyatakan, tujuan dilaksanakannya Musda untuk memilih kepengurusan dewan MABM Bengkayang periode 2021-2026. Dalam acara pembukaan yang dilakukan Sabtu malam di hadiri oleh Wabup Bengkayang sekali membuka acara, wakil ketua DPRD, dan perwakilan dari pengurus etnis di Bengkayang. Acara juga kata Indra dihadiri pengurus daerah, pengurus cabang disetiap kecamatan di Bengkayang.

“Acara berlangsung dengan lancar, dan pemilihan ketua MABM secara musyarawah mufakat atau secara aklamasi,” ucapnya saat diwawancarai awak media.

Indra mengucapkan terima kasih kepada pemkab Bengkayang telah mendukung kegiatan sehingga berjalan dengan lancar. Melalui pembinaan dan pengembangan kebudayaan di Bengkayang, terkhusus budaya Melayu.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal yang hadir sekaligus membuka acara dalam sambutannya menyatakan, kebudayaan adalah aset negara yang harus selalu dijaga sebagai alat pemersatu bangsa, dalam bingkai bhineka tunggal Ika. Ia berharap, melalui MABM kebudayaan Melayu dapat terus dilestarikan.

“Budaya ini tidak hanya jadi cerita, tapi turut merasakan nikamti keberadaban budaya. Melalui MABM ini budaya Melayu dapat dilestarikan,” ucapnya.

Rizal juga menekankan, agar kepengurusan MABM nantinya dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman terutama masuk dalam era reformasi industri dan informasi 4.0.

“Pengurus MABM harus bisa memanfaatkan teknologi, terutama anak muda harus lebih kreatif dan inovatif untuk mengembangkan budaya Melayu yang ada di Bengkayang,” ucapnya.

“Sehingga tidak hilang ditelan zaman dan jadi daya tarik wisata dan meningkatkan ekonomi rakyat dan PAD,” harap Rizal.

Rizal juga berharap, tidak hanya MABM tapi pada semua etnis yang ada di Bengkayang untuk mampu membangun komunikasi yang baik untuk membangun Bengkayang. Setiap etnis bisa menciptakan keharmonisan dan harus lebih kuat jaga kebhinekaan yang sudah terbangun dengan baik.

Disamping itu, Wabup Rizal turut meminta agar semua etnis untuk bersatu jaga adat budaya lokal yang ada di Bengkayang, demi terciptanya masyarakat yang sejahtera, damai dan harmonis.

“Untuk ciptakan situasi yang , aman dan harmonis tentu dibutuhkan semua kerjasama antar etnis. Semua itu kunci keberhasilan masyarakat sejahtera di Bengkayang ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MABM Provinsi Kalbar, Chairil effendy mengaku sangat bersyukur bisa hadir dan datang ke Bumi Sebalo, dalam rangka membuka giat Musda ke-II di tingkat Kabupaten bengkayang.

Dikesempatan itu, dia berpesan kepada semua unsur elemen masyarakat dari suku maupun agama apapun bahwasannya keberagaman merupakan kodrat sebagai umat manusia, sekaligus sebagai karakteristik kita sebagai bangsa Indonesia.

“Karena pada dasarnya keberagamaan inilah yg menjadikan kita sebagai satu mozaik yang indah sebagai warga bangsa dan negara,” ucapnya.

Dia mengaku tak akan segan mengecam apabila ada suatau kelompok maupun individu yang berusaha merusak mozaik keberagaman yang sudah terjaga dengan baik saat ini. Disamping itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk saling bergandengan tangan untuk bersama-sama menghindarkan diri dari perpecahan.

“Jadi misalnya apabila ada persoalan-persoalan yang bersifat pribadi hendaknya diselesaikan secara pribadi. Apabila perlu dilakukan secara ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

“Jangan sampai (masalah pribadi) membawa-bawa suku maupun etnis, karena itu sangat tidak baik dalam usaja kita bersama-sama menjaga pluralisme yang sudah baik,” pungkasnya. (TT).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Polda Kalbar Ungkap 4 Kasus Prostitusi Online Anak Dibawah Umur di Pontianak

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat menggelar press rilis tindak pidana prostitusi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *