
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kabupaten Sanggau ketiban durian runtuh. Betapa tidak, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus bersama rombongan datang ke Sanggau pada Selasa (20/10/2026) tidak dengan tangan kosong. Ia bawa “oleh-oleh” enam ruas Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dikerjakan tahun ini.
“Pertama kita memberikan informasi pembangunan di Sanggau. Tahun ini Kabupaten Sanggau dapat program IJD sebanyak enam ruas. Total sekitar Rp 100 miliar,” kata Lasarus kepada awak media, Selasa (20/10/2026).
Enam ruas jalan tersebut yaitu: Kedukul-Balai Sebut Rp 20 Miliar, Tayan Hilir-Meliau Rp 15 miliar, Sejuah-Noyan Rp 20 miliar, Balai Karangan-Bantan Rp 15 miliar, Jalan Segumon Buna Banir-Sungai Tekam Rp 15 miliar, Jalan Lubuk Sabuk-Noyan Rp 15 miliar.
Tak hanya itu, Lasarus mengaku beberapa program pembangunan yang masuk ke Sanggau antara lain, air bersih jembatan gantung maupun sekolah rakyat. Untuk sekolah rakyat anggarannya tak tanggung-tanggung, mencapai Rp 800 miliar. Sekolah itu nantinya dapat menampung 2500 siswa, dengan luas sekitar 10 hektar.
“Ditambah yang lain itu, Kabupaten Sanggau bisa tembus Rp 1 tiriliun . Saya titip pak Bupati, saya minta juga pak Kapolres untuk sama-sama mengawasi pengerjaan infrastruktur ini agar dapat dikerjakan dengan baik sesuai dengan aturan,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan air bersih dan infrastruktur menjadi prioritas. Termasuk relokasi ruas jalan nasional yang akan dikerjakan secepatnya.
“Kalau bisa tahun ini, tahun ini. Termasuk PDAM. Di Kota Sanggau ini kan baru terlayani 50 persen, yang belum 50 persen. Sungai Kapuas itu kurang banyak apa airnya. Itu kita bangun. Tidak ada alasan lagi pemerintah pusat. Kemarau-kemarau begini saja airnya banyak. Teknologinya ada kok. Secepatnya. Kalau untuk 50 persen bisa Rp 1 triliun. Masih banyak yang perlu kita kerjakan,” pungkasnya. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya