Sabtu , 28 Februari 2026
Home / NEWS / Yohanes Ontot Ungkap Kapan Resufle Pejabat Sanggau

Yohanes Ontot Ungkap Kapan Resufle Pejabat Sanggau

Foto—Bupati Sanggau, Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena menyerahkan cenderamata kepada Kadisperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Ibnu Marwan Alqadrie yang purnatugas, Jumat (27/02/2026) di halaman gedung Diserindagkop dan UM Sanggau—Kiram Akbar

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot dan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena hadir dia acara pelepasan purnatugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperidagkop dan UM) Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan Alqadrie, Jumat (27/02/2026) di halaman gedung Disperindagkop dan UM Sanggau.

Diketahui Ibnu Marwan resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai ASN per 28 Februari 2026. Hadir pula di acara tersebut, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kabupaten Sanggau.

Dengan pensiunnya Ibnu Marwan, artinya ada 12 esleon II di Pemkab Sanggau yang dijabat Pelaksana tugas (Plt). Mengenai hal ini, Bupati Yohanes Ontot pun mengatakan akan segera melaksanakan open bidding.

“Sesuai prosedur. Mungkin nanti ada yang tour of job. Mereka-mereka yang setara eseloneringnya bisa kita geser ke sana. Ada yang harus kita kosongkan. Itu melalui seleksi Pansel,” kata Yohanes Ontot.

Ia mengakui jika status Plt dalam satu jabatan tak boleh terlalu lama.

“Saya kemarin itu kan aturan harus sekian bulan baru boleh (mutasi). Saya bilang, kalau kondisi tidak normal, dan dia melekat tindakan yang tidak layak, kan mau tidak mau kita geser dia. Nah, kalau ini memang Plt ini kan masalah, kalau terus menerus begitu,” ungkapnya.

Ontot mengakui jika dari seluruh kabupaten/kota se-Kalbar, hanya Kabupaten Sanggau yang belum melakukan resufle. Per 20 Februari 2026, pemerintahan Yohanes Otot-Susana Herpena genap satu tahun.

“Persoalannya ketika saya masuk di bulan April 2025 efektifnya sampai Desember hampir tidak cukup waktunya. Pada 20 Februari sudah satu tahun. Kita segera Pansel, selain yang kita geser, artinya ada mutasi dan promosi. Dalam waktu dekat ini. Mungkin minggu pertama bulan depan,” ungkapnya.

Ia juga meminta ASN bekerja dengan tulus. Tak berpikir akan pindah ke instansi lain.

“Apabila dia sudah digeser ke jabatan tertentu, apakah dia promosi atau mutasi bekerja seperti biasa. Itu ASN sejati. Tidak memikirkan dia pindah atau tidak. Apa pun, sampai titik darah terkahir dalam jabatan itu baru dia menyerahkan jabatan itu kepada penggantinya,” terangnya.

“Seperti biasa saja. Sejauh rentang waktu tugas dia saja, biasa saja. Kalau diganti, kan tinggal dilanjutkan dia. Kan nanti ada berita acaranya,” pungkas Ontot. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Tuntaskan Reses di Enam Titik di Kabupaten Landak, Cornelis Serap Banyak Aspirasi

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Anggota Komisi XII sekaligus Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Dr. …