
Soal program Listrik Desa kalau bisa masuk ke dalam-dalam desa, jangan hanya ke pusat desa lalu selesai, karena di desa itu ada dusun-dusun
KALIMANTAN TODAY, BANDUNG – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Cornelis, menyoroti teknis pelaksanaan program Listrik Desa (Lisdes). Ia mengingatkan agar program strategis ini benar-benar menyentuh masyarakat tingkat paling bawah, bukan sekadar memenuhi syarat pencapaian kuantitas jumlah desa yang teraliri listrik di atas kertas.
“Soal program Listrik Desa kalau bisa masuk ke dalam-dalam desa, jangan hanya ke pusat desa lalu selesai, karena di desa itu ada dusun-dusun,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke PT. PLN UID Jawa Barat di Kota Bandung pada Jumat (20/02/2026).
Bagi Cornelis, keadilan energi baru tercapai jika akses listrik merata hingga ke pelosok pemukiman yang selama ini tak tersentuh.
Meski memberikan catatan kritis, mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode ini tetap memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap progres yang sedang berjalan di Jawa Barat.
“Ada 210 lokasi dan 76 yang sudah terealisasi, mudah-mudahan terwujud,” tuturnya menanggapi laporan realisasi program Lisdes.
Dalam lawatan fungsi pengawasan tersebut, Cornelis secara khusus juga menanyakan akuntabilitas dan transparansi PLN dari dua sisi yaitu finansial makro dan pemerataan mikro di masyarakat.
Ia mempertanyakan kontribusi nyata PLN UID Jawa Barat terhadap pendapatan negara.”Jika diskusi sebelumnya menyoal teknis, maka saya akan tanya soal neraca! Berapa keuntungan PLN Jabar? Dan selain itu devidennya ke mana? Ke APBN atau Danantara?” tanyanya kritis di hadapan jajaran manajemen PLN Jawa Barat.
Pertanyaan ini menegaskan posisi DPR yang tidak hanya fokus pada operasional kelistrikan, tetapi juga memastikan aliran dana BUMN benar-benar berkontribusi bagi ketahanan ekonomi nasional secara transparan.
Menutup arahannya, Cornelis kembali menitipkan pesan bernada dorongan moral bagi seluruh jajaran PLN agar tidak mengkhianati amanat rakyat dan negara. Ia meminta agar setiap insan di PLN bekerja dengan integritas tinggi demi menyukseskan visi elektrifikasi nasional.
“Saya harapkan bekerja dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab, sehingga program presiden kita terlaksana,” tutup Cornelis. ***
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya