
KALIMANTAN TODAY, SENTUL — Pemerintah pusat mendorong pengembangan Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
“Tidak boleh ada anak Indonesia tertinggal hanya karena jarak dan keterbatasan. Negara harus hadir,” kata Presiden. Ia menambahkan bahwa pemerataan akses pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran.
Presiden menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan bangsa. Karena itu, setiap kebijakan perlu dirancang agar benar-benar menjangkau anak-anak di daerah yang selama ini sulit mengakses sekolah formal.
Program Sekolah Rakyat telah dirintis di berbagai daerah sebagai pelengkap layanan pendidikan. Pemerintah pusat menargetkan pengembangan bertahap dengan tetap memperhatikan standar mutu.
Kabupaten Landak termasuk daerah yang menghadapi tantangan akses pendidikan karena luas wilayah dan sebaran penduduk. Bupati Landak Karolin Margret Natasa menilai Sekolah Rakyat relevan untuk membantu memperluas jangkauan layanan pendidikan.
“Akses memang penting, tetapi kualitas tidak boleh dikorbankan,” kata Karolin.
Ia menegaskan Sekolah Rakyat harus menjadi pelengkap, bukan pengganti sekolah formal.
Pemerintah Kabupaten Landak selama ini telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan pendidikan, termasuk perbaikan sarana sekolah dan dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Menurut Karolin, program baru harus diselaraskan dengan upaya yang sudah berjalan.
“Model pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi daerah. Tidak bisa disamaratakan,” ujarnya.
Bupati Karolin juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya urusan sekolah, tetapi ekosistem bersama,” katanya.
Selain itu, Karolin juga menegaskan komitmen Kabupaten Landak untuk mendukung kebijakan nasional.
“Arahan Presiden memberi arah yang jelas. Tugas kami memastikan pemerataan pendidikan berjalan adil dan bermutu. Kami di Landak juga siap untuk dibangun Sekolah Rakyat,” ujarnya. (*)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya