
KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK — Bupati Landak Karolin Margret Natasa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kalimantan Barat periode 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) KBPP Polri Kalbar yang digelar di Pontianak, Selasa (27/1/2026).
Terpilihnya Karolin menandai menguatnya peran perempuan dalam kepemimpinan organisasi kemasyarakatan strategis di Kalimantan Barat. Ia dipercaya memimpin organisasi dengan basis keanggotaan lintas generasi, sekaligus menjadi simbol kepemimpinan perempuan yang inklusif dan berorientasi pada kerja nyata.
Bupati Landak ini menegaskan, kepemimpinan di KBPP Polri harus mampu menjawab tantangan zaman serta memberi kontribusi langsung bagi masyarakat. Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya solid secara internal, tetapi juga harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh publik.
“KBPP Polri harus menjadi wadah yang produktif dan memberi kontribusi nyata bagi daerah sebagai bentuk pengabdian putra-putri Polri,” ujar Karolin.
Karolin menyampaikan komitmennya membangun KBPP Polri Kalbar sebagai organisasi yang terbuka, kolaboratif, dan adaptif. Ia menekankan pentingnya memperluas ruang partisipasi perempuan dan generasi muda dalam aktivitas organisasi, tanpa mengesampingkan nilai kekeluargaan yang menjadi fondasi KBPP Polri.
Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty mengapresiasi terpilihnya kembali Karolin sebagai Ketua KBPP Polri Kalbar. Ia menilai kepemimpinan perempuan membawa perspektif baru yang dibutuhkan organisasi untuk terus berkembang.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ibu Karolin, KBPP Polri Kalimantan Barat bisa berkembang dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kalimantan Barat,” kata Evita.
Evita berharap kepengurusan KBPP Polri Kalbar ke depan dapat tampil sebagai organisasi yang solid, modern, dan mandiri, serta memberi manfaat tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat luas.
Usai terpilih, Karolin menyatakan akan segera menyusun struktur kepengurusan baru dengan mengedepankan profesionalitas dan keterwakilan.
“Saya akan memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan berbagai stakeholder agar KBPP Polri Kalimantan Barat hadir sebagai organisasi yang aktif, relevan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tutup Karolin. (*)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya