Selasa , 20 Januari 2026
Home / BANGUN KALBAR / Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Inklusivitas Pada Pelantikan Pengurus SOlna Kalbar 2025-2029

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Inklusivitas Pada Pelantikan Pengurus SOlna Kalbar 2025-2029

Gubernur Kalbar, Ria Norsan

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., secara resmi menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029 yang dinahkodai oleh Stephani Yane, M.Pd., bertempat di Pendopo Gubernur, Selasa pagi (20/1/2026).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Hj. Novia, S.E., berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat SOIna Nomor: SK-05/PP-SOIna/VII-2025 yang disahkan oleh Warsito Ellwein, sebagai upaya menjaga kesinambungan program dan organisasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa kehadiran SOIna merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah dan masyarakat terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Setiap keringat atlet kita di lapangan, setiap senyum relawan, dan setiap doa orang tua adalah bata-bata yang menyusun dunia yang lebih inklusif, lebih sehat, dan penuh sukacita. Melalui olahraga, kita ingin membuktikan bahwa keterbatasan fisik atau kognitif bukanlah akhir dari segalanya, melainkan warna berbeda yang memperindah pelangi kehidupan kita,” ungkap Gubernur Ria Norsan.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan pengurus baru bahwa tanggung jawab SOIna melampaui batas arena olahraga. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar para atlet bertalenta khusus dapat hidup berbaur dan berdaya di tengah masyarakat.

“Tugas pengurus SOIna yang baru bukan hanya mencetak juara di podium, tetapi menghadirkan ‘kemenangan’ dalam kehidupan sehari-hari bagi mereka. Jadilah lilin yang menerangi jalan mereka untuk mandiri dan percaya diri. Saya titipkan anak-anak istimewa ini kepada Bapak dan Ibu sekalian, pastikan tidak ada satu pun dari mereka yang merasa sendirian dalam perjuangannya,” ucap Norsan dengan penuh ketulusan sembari menitikkan air mata.

Terkait capaian daerah, Gubernur juga mengaitkan semangat inklusivitas tersebut dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat yang kini berada pada kategori tinggi dengan angka 72,09 pada tahun 2025.

“Angka-angka ini bukan sekadar data statistik, melainkan sebuah harapan. Harapan agar anak-anak bertalenta khusus di Kalimantan Barat memiliki masa depan yang lebih sehat, kesempatan belajar yang lebih luas, serta standar hidup yang lebih layak. Kemajuan ini adalah milik kita bersama, termasuk saudara-saudara kita yang istimewa,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Hj. Novia, S.E., mengapresiasi pelantikan Pengurus SOIna Kalimantan Barat yang sebelumnya telah ditetapkan sejak Juli 2025.

“Kami berharap SOIna menjadi wadah dan ruang khusus bagi anak-anak spesial yang memiliki talenta. Mereka sama seperti anak-anak kita lainnya, perlu diberi ruang dan kesempatan untuk mencoba, dan kami yakin mereka mampu. Hari ini, organisasi SOIna Kalbar telah resmi terbentuk. Tidak hanya di tingkat nasional, Kalimantan Barat juga diharapkan dapat berkontribusi dalam ajang internasional di Chili pada tahun 2027,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua SOIna Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029, Stephani Yane, M.Pd., menuturkan bahwa pelantikan ini merupakan langkah positif dalam menggaungkan kepedulian bersama terhadap saudara-saudara bertalenta khusus.

“Sebelumnya, kita telah mengukir prestasi di Semarang. Pada cabang olahraga renang, atlet Suwarto berhasil meraih medali perak. Sementara itu, pada cabang lari 100 meter, Rian meraih medali perunggu. Kami berharap ke depan dapat terus mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional, bahkan internasional,” harapnya.

Berdasarkan Surat Keputusan pengukuhan, pengurus SOIna Kalimantan Barat periode 2025–2029 diamanatkan untuk menyelenggarakan program kerja yang mencakup kegiatan olahraga khusus, inisiatif non-olahraga, hingga pengembangan seni dan budaya bagi Penyandang Disabilitas Intelektual atau Orang Bertalenta Khusus (OBK) di Kalimantan Barat.

Sebagai agenda strategis ke depan, kepengurusan yang baru dilantik ini akan mempersiapkan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Special Olympics Indonesia Nasional (PESONAS) Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ajang ini menjadi wadah bagi atlet disabilitas intelektual untuk menunjukkan bakat sekaligus bagian dari persiapan menuju Special Olympics World Games 2027. (*/Rfa/nzr)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pemprov Kalbar Umumkan 41 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Open Bidding Jabatan Tinggi Pratama

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalbar mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk pengisian Jabatan …