Kamis , 3 September 2026
Home / NEWS / Komandan Satgas Karhutla Sanggau Akui Ketersediaan Air Jadi Kendala

Komandan Satgas Karhutla Sanggau Akui Ketersediaan Air Jadi Kendala

Foto—Komandan Satgas Karhutla yang juga Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, memimpin rapat di gedung TRC Sanggau dihadiri Kapolres, Danyon, Kodim dan jajaran OPD, Rabu (02/09/2026)—Kiram Akbar

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Komandan Satgas Karhutla yang juga Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena menggelar rapat pada Rabu (02/09/2026) pagi di gedung TRC Sanggau.

Rapat dihadiri Kapolres Sanggau, AKBP Kadek Ary Mahardika, Danyon TP 833/Bumi Daranante (BD) Sanggau Letkol Infanteri Riska Imron Rosadi, Kodim 1204/Sanggau, Kepala Pelaksana BPBD Sanggau, Didit Richardi, serta jajaran OPD.

Ditemui usai rapat, Susana Herpena mengaku ketersediaan air menjadi kendalam dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pada rapat tersebut, ia mengaku telah memetakan titik-titik air yang masih ada.

“Perusahaan juga diwajiban memiliki embung dan sumur bor yang bisa membantu penanganan Karhuta. Tadi kita sudah mendata para pelaku usaha. Termasuk juga persiapan air bersih untuk warga yang mulai kekeringan ini. Kita kolaborasi dengan jajaran TNI/Polri di setiap kecamatan kerja sama dengan PDAM Pancur Aji yang harapan kita dapat membantu distribusi,” kata Susana kepada awak media.

Ia mengatakan, Kodim Sanggau juga telah melakukan pengeboran untuk mengatasi kekeringan dan Karhutla. Langkah ini diambil lantaran kesulitan air dan sejumlah sungai yang sudah mengering.

“Kita upayakan nanti di beberapa fasilitas umum, nanti kita pelajari juga untuk melakukan pengeboran air di 15 kecamatan. Disiapkan tandon atau tangki yang masyarakat bisa mengambil air di situ, dan sebagai persiapan agar ketika terjadi Karhutla dapat dengan mudah mendapatkan sumber air. Target kita 15 kecamatan. Nanti akan kita lihat kondisi keuangan kita,” ungkap Susana.

Ia juga mengungkapkan, Bupati Sanggau Yohanes Ontot segera melayangkan surat edaran kepada seluruh perusahaan untuk melakukan pengeboran sebagai langkah penanganan Karhutla dan penyediaan air bersih untuk masyarakat.

Untuk jumlah titik api, Susana mengatakan per 1 September itu ada 119 titik. Jauh menurun dari kondisi tanggap darurat. Ia menduga kabut asap yang pekat saat ini merupakan kiriman dari daerah lain.

“Kondisi udara ini juga sangat tidak sehat,” imbuhnya. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Atasi Kabut Asap, PT. Finnantara Intiga Serahkan Bantuan 10 Unit Pompa

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. PT. Finnantara Intiga menjadi satu di antara perusahaan yang ikut membantu Pemkab …