
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan meminta para pelaku usaha dan invenstor memuhi tanggung jawab CSR mereka pada masyarakat.
Hal itu ia tegaskan usai membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Sanggau, Kamis (12/03/2026) di Hotel Harvey Sanggau.
“Cintai Kalbar, peduli Kalbar, peduli dengan Sanggau, jalankan kewajiban-kewajibannya CSR sesuai dengan aturan yang berlaku. Kalau sudah mencintai Kabupaten Sanggau tentu kepeduliannya tinggi. Sejahterakan masyarakat Kabupaten Sanggau. Jangan hanya mengeruk hasil bumi Sanggau di bawa ke luar,” ujar Kirsantus.
Menurutnya, sejauh ini masih banyak yang tidak peduli. Ia bahkan berjanji akan bertindak tegas untuk hal tersebut.
“Tunggu tanggal mainnya. Kalau tidak mau ikut, ya keluar. Bikin ribut dengan masyarakat, konversinya lambat, masyarakat bukannya sejahtera, malah tidak sejahtera,” tegasnya.
Krisantu mengatakan Musrembang RKPD merupakan forum rutin yang diharapkan menghasilkan usulan-usulan, kebjakan, maupun prioritas pembangunan yang sesuai dengan kondisi riil.
“Musrembang ini juga upaya menyingkronisasikan program pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Sesuatu kalau dikerjakan gotong-royong kan menjadi ringan. Maju kabupaten/kota, provinsi juga maju,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menilai efisiensi yang diberlakukan pemerintah pusat tak serta merta menghambat pembangunan. Bahkan ia mengaku sudah mulai terbiasa.
“Terpenting jangan membuat masyarakat menderita. Tentu kalau pemerintah diberi batasan-batasn terutama keuangan juga kewenangan. Hari-hari ini kewenangan daerah semakin berkurang. Otonomi daerah sesungguhnya hampir tidak ada lagi. Semura urusan itu hampir semua ditarik oleh pusat. Kita berharap kalau pun pusat menarik urusan itu, pembangunan tetap berjalan,” pungkasnya. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya