
KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh jamaah untuk terus berlomba-lomba dalam fastabiqul khairat dengan memakmurkan masjid. Ia menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kultum sebelum melaksanakan shalat tarawih di Masjid Mujahidin Kabupaten Sanggau, Rabu (25/2/2026).
Gubernur mengingatkan bahwa pada zaman Muhammad SAW, masjid memiliki fungsi yang sangat luas, termasuk dalam mengatur strategi dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Karena itu, ia mendorong para pengurus masjid (takmir) untuk lebih aktif dan proaktif dalam mengelola manajemen masjid.
“Masjid tidak hanya tempat ibadah, tapi bagaimana masjid ini bisa kita hidupkan agar masyarakat muslim berkembang dan mendapatkan ilmu dari masjid itu sendiri,” ujar Norsan.
Ia juga mencontohkan keberhasilan pengelolaan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta sebagai inspirasi dalam membangun manajemen masjid yang bersih, nyaman, transparan, dan peduli terhadap jamaah.
Mengutip Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 18, Ria Norsan menjelaskan bahwa tanda orang yang beriman adalah mereka yang senantiasa memakmurkan masjid-masjid Allah. Dirinya mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum malam ke-18 Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan.
“Hanya orang-orang yang beriman yang memakmurkan masjid Allah. Mereka mendirikan shalat, membayar zakat, dan tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah,” tambahnya.
Di sela sambutannya, Gubernur juga menyampaikan rasa duka dan kekagumannya atas sosok almarhum Ustaz Jazir dari Masjid Jogokariyan yang baru saja berpulang.
“Sekali lagi saya ingin mengajak para jamaah untuk mengenang sosok almarhum sebagai motivator besar dalam gerakan memakmurkan masjid dan mengambil pelajaran dari dedikasi beliau semasa hidup,” pungkasnya.
Menutup kultumnya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sanggau untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dan menjaga kekhusyukan ibadah di sisa bulan suci Ramadhan. Ia berharap dengan memakmurkan masjid, masyarakat Kalimantan Barat akan mendapatkan petunjuk dan keberkahan dari Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyerahkan bantuan untuk jamaah Masjid Mujahidin berupa sarung, mukena, serta bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta untuk mendukung operasional dan pembangunan masjid. (rfa/nzr)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya