
KALIMANTAN TODAY, SEKADAU – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memberikan kultum di sela-sela ibadah salat Tarawih malam ke-6 dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sekadau, Selasa (24/2/2026) malam, bertempat di Masjid Agung Sultan Anum.
Dalam tausiyahnya, Gubernur mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak “investasi akhirat” sebagai bekal yang pahalanya akan terus mengalir meski seseorang telah tiada.
Ria Norsan menekankan bahwa investasi akhirat berbeda dengan investasi duniawi yang bersifat sementara. Ia memaparkan tiga jenis investasi utama yang harus dikejar oleh umat Muslim, terutama di bulan suci Ramadan.
“Saya mengajak jemaah yang memiliki ilmu untuk tidak pelit membagikannya kepada orang lain. Selama ilmu tersebut digunakan untuk kebaikan, maka pahalanya akan terus mengalir kepada pemberinya,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan dari Imam Syafi’i mengenai pentingnya berbagi ilmu sebagai amal jariyah yang tidak terputus.
Investasi kedua, lanjutnya, adalah menyisihkan sebagian harta untuk kepentingan umat, seperti pembangunan masjid maupun fasilitas umum lainnya.
“Selama fasilitas tersebut masih digunakan oleh masyarakat, pahalanya tidak akan terputus,” ujar Norsan.
Gubernur juga mengingatkan bahwa dalam setiap rezeki yang diterima terdapat hak kaum fakir miskin dan anak yatim yang harus ditunaikan agar harta menjadi bersih dan berkah.
Adapun investasi terakhir yang dianggap paling krusial adalah mendidik anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah. Ia mengingatkan para orang tua bahwa di tengah gempuran teknologi dan budaya luar yang semakin masif, tantangan dalam mendidik generasi muda semakin besar.
“Orang tua diharapkan tidak hanya sibuk bekerja, tetapi juga fokus mendoakan dan membimbing akhlak anak-anak mereka. Anak yang saleh adalah aset terbesar yang doanya mampu menolong orang tua di akhirat kelak,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid berupa 100 pcs sarung salat, 50 pcs mukena, serta 25 mushaf Al-Qur’an untuk jemaah Masjid Agung Sultan Anum Sekadau. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung sarana dan prasarana ibadah agar tetap memadai bagi seluruh lapisan masyarakat. (rfa/ica)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya