
Sementara bagi guru yang belum mendapatkan sertifikasi, pemerintah tetap mengalokasikan Tunjangan Penghasilan (TPP) sebesar Rp500.000 per bulan
KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Sanggau pada Rabu (25/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas pendidikan sekaligus memberikan arahan strategis guna memacu kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sanggau.
Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, Gubernur Ria Norsan secara khusus menyoroti pentingnya kesejahteraan tenaga pendidik sebagai ujung tombak kemajuan daerah.
Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen mengalokasikan anggaran bagi guru, baik melalui percepatan sertifikasi maupun tunjangan tambahan.
“Untuk sertifikasi, pemerintah akan terus mengupayakan agar guru yang belum tersertifikasi dapat segera mengikuti prosesnya. Sementara bagi guru yang belum mendapatkan sertifikasi, pemerintah tetap mengalokasikan Tunjangan Penghasilan (TPP) sebesar Rp500.000 per bulan,” tegas Ria Norsan di hadapan para guru.
Gubernur juga memberikan apresiasi moral yang tinggi kepada para guru. Menurutnya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan pengabdian yang memiliki nilai spiritual tinggi karena ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah yang tak terputus.
Selain masalah kesejahteraan, Gubernur Ria Norsan memberikan instruksi khusus kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Sanggau untuk terus berinovasi. Ia menekankan pentingnya sekolah agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri lokal.
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah mengenai penyesuaian kurikulum atau pembukaan jurusan baru yang relevan dengan potensi daerah, khususnya sektor pertambangan.
“Sanggau ini kaya akan pertambangan. Jika belum ada, mungkin perlu dipertimbangkan untuk membuka jurusan pertambangan agar lulusan kita bisa langsung terserap oleh potensi daerah sendiri. Kita ingin sekolah terus berinovasi agar tidak stagnan,” ujarnya.
Mengakhiri kunjungannya, Gubernur menyempatkan diri berdialog dengan para siswa untuk membakar semangat mereka. Ia berpesan agar siswa SMK tidak berkecil hati dan tetap berani bermimpi besar, baik menjadi profesional maupun pengusaha sukses di masa depan. (rfa/ica)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya