Rabu , 7 Januari 2026
Home / BANGUN KALBAR / Sambut Tahun 2026, Pemprov Kalbar Targetkan Peningkatan IPM Dan Percepatan Infrastruktur

Sambut Tahun 2026, Pemprov Kalbar Targetkan Peningkatan IPM Dan Percepatan Infrastruktur

Gubernur Kalbar, Ria Norsan

 

​KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tren positif pembangunan yang telah dicapai sepanjang tahun 2025. Fokus utama pemerintah daerah kini tertuju pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penyelesaian sejumlah proyek strategis infrastruktur jalan.

“Atas nama pemerintah, saya bersyukur atas capaian ekonomi di tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat dilaporkan terus menunjukkan tren kenaikan, dibarengi dengan tingkat inflasi yang tetap terjaga dan stabil,” ujar Gubernur Kalbar, Ria Norsan, seusai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh perangkat ASN di Lingkungan Pemprov Kalbar, pada Senin (5/1/2026) pagi.

​Ria Norsan juga menyebut, ​salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski mengalami kenaikan di tahun 2025, angka IPM Kalimantan Barat diakui masih berada di posisi bawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan.

​”Target kita pada akhir masa jabatan di tahun 2030 adalah IPM kita tidak lagi terbelakang di antara lima provinsi di Kalimantan. Setidaknya kita menargetkan posisi nomor dua setelah Kalimantan Timur,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, ​untuk mencapai target ambisius ini, Pemprov akan melakukan upaya “keroyokan” dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui PKK hingga ke tingkat pedesaan.

“Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan secara merata,” jelasnya.

​Selain IPM dan pendidikan, sektor infrastruktur juga fokus utama, Pemprov Kalbar tengah memacu penyelesaian enam ruas jalan strategis. Fokus utama saat ini adalah jalur Sukadana – Teluk Batang yang diproyeksikan menjadi akses utama penunjang perhelatan MTQ 2026. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026.

​Selain itu, kemajuan signifikan terlihat pada jalur Ketapang – Sukadana yang telah selesai dikerjakan. Pemerintah juga akan membuka akses baru dari Perawas – Pontianak menuju Kayong Utara.

“Jika jalur ini terhubung sempurna, waktu tempuh dari Pontianak ke Kayong Utara diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan hingga hanya memakan waktu sekitar 6 jam saja,” terangnya.

​​Mengawali hari Senin pertama di tahun 2026, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihak berwenang berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai ruangan untuk memastikan kehadiran pegawai.

Bagi ASN yang absen tanpa keterangan atau bolos di hari pertama ini, tentu akan kita ambil tindakan tegas, mulai dari pemberian hukuman ringan sebagai peringatan awal,” pungkasnya.***

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Beredar Tiga Nama Calon Kuat Sekda Kalbar Pengganti Harisson

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, Harisson bakal memasuki masa …