Sabtu , 29 November 2025
Home / LANDAK / Pemkab Landak Sidak Harga Bahan Pokok, Bupati Karolin : Kita Akan Terus Melakukan Pemantauan

Pemkab Landak Sidak Harga Bahan Pokok, Bupati Karolin : Kita Akan Terus Melakukan Pemantauan

Pemkab Landak lakukan Sidak sejumlah pasar di Ngabang memastikan ketersediaan stok pangan

 

KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Jelang Hari Raya Natal 2025 dan tahun baru 2026 Bupati Landak Karolin Margret Natasa mulai menerjunkan Tim Satgas Pangan Kabupaten Landak untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan agen bahan pokok di wilayah Ngabang untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga menjelang akhir tahun.

Ada pun sasaran sidak yang telah dilaksanakan sebanyak dua kali termasuk di Pasar Rakyat Kabupaten Landak dan agen di Dusun Tungkul.

“Kegiatan tersebut melibatkan tujuh tim tersebut, Satgas yang disebar memantau langsung kondisi di pasar rakyat, swalayan, hingga agen-agen bahan pokok,” ucap Karolin, sabtu (29/11/2025).

Namun ada beberapa komoditi yang sekarang mulai merangkak naik, seperti telur ayam yang biasanya dijual seharga Rp1.900 naik menjadi Rp2.200 per butir. Kemudian bawang merah Rp 40 ribu dan bawang putih Rp 35 ribu dengan harga termahal yakni bawang merah Rp 50 ribu dan bawang putih Rp 48 ribu.

Bupati Karolin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak akan terus melakukan pemantauan harga dan stok sembako di pasaran.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan melalu tim satgas pangan Kabupaten Landak untuk memastikan ketersediaan pokok serta stabilitas harga di pasaran,” ungkapnya.

Karolin menjelaskan meski pun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga seperti telur dan bawang namun masih di tahap yang normal. Menurutnya kenaikan ini dipengaruhi tingginya permintaan di pasaran.

“Seperti telur dan bawang sebenarnya memang sudah mulai mengalami kenaikan namun masih pada batas yang wajar kenaikan ini disebabkan tingginya permintaan di pasaran ditambah program MBG yang juga menambah tingginya permintaan,” jelasnya.

Selain melaksanakan pemantauan di lapangan, lanjutnya Pemkab Landak juga akan terus melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memastikan stabilitas harga dan stok barang di pasaran.

“Selain Gerakan Pangan Murah nantinya Pemkab Landak juga akan melaksanakan operasi pasar LPG 3 kilogram mengingat mulai adanya kelangkaan di pasaran,” tambahnya.

Terakhir dirinya mengingatkan agar para agen dan penjual di pasaran untuk tidak memanfaatkan situasi saat ini sehingga melakukan penimbunan barang yang dapat mengakibatkan kelangkaan serta lonjakan harga.

“Saya berharap tidak ada agen atau pun pedagang yang melakukan penimbunan barang sehingga dapat memperparah situasi di pasaran,” tutup Karolin. ***

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Tutup Muswil ke-6 DMI Kalbar, Ria Norsan Serukan Persatuan Umat dan Kekompakan Organisasi

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menutup Musyawarah Wilayah …