
KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Sempat viral, kabar raibnya mobil dinas Land Rover Defender di garasi Pendopo Gubernur Kalbar, kini publik kembali dikejutkan dengan beredarnya informasi mobil dinas tersebut diduga miliki Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) ganda.
Awal Aroma Minyak Mesin Tercium
Jauh sebelum kabar raibnya mobil dinas Land Rover di garasi Pendopo Gubernur Kalbar beredar, bau minyak mesin sang raja jalanan itu sejatinya sudah tercium sejak awal tahun 2024.
Kala itu, kendali mobil dinas Land Rover berpindah dari Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) ke Biro Umum Provinsi Kalimantan Barat. Tepatnya tanggal 1 Febuari 2024 melalui berita acara serah terima barang milik daerah dengan nomor: 000.2.3.2/297/RO-PIM/2024.
Dalam berita acara tertulis penyerahan satu unit kendaraan dinas Land Rover nomor polisi KB 736 AM. Berita acara serah terima barang milik daerah tersebut ditandatangani oleh Kepala Biro Adpim Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Jimmi Imanuddin dan Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Dini Eka Wahyuni.
Berita acara juga di lengkapi dengan lampiran foto dokumentasi mobil Land Rover Defender yang berada di garasi Pendopo Gubernur Kalbar.

Jejak Samar Sang Raja Jalanan
Kabar mobil Land Rover tidak lagi berada di garasi pendopo gubernur mulai berhembus kencang usai serah terima kendaraan dilakukan.
Peristiwanya terjadi tahun 2024, tepat di masa peralihan, ketika Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, Harisson menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar.
Kabar pertama yang pecah ke publik dirilis oleh Kalimantan Today pada 24 September 2025, yang melaporkan mobil dinas jenis Land Rover Defender SUV tangguh ini terakhir terlihat di garasi pendopo pada tahun 2024. Setelah itu hening, tidak diketahui keberadaan sang raja jalanan itu.

Namun, sebuah foto tiba-tiba membuka misteri raibnya si raja jalanan itu. Mobil yang hilang tiba-tiba hadir dalam imajinasi. Munculah bukti visual sebuah foto swafoto. Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson swafoto di bengkel dengan mobil Land Rover.
Kepada Kalimantan Today Harisson tak membantah swafoto dirinya di bengkel dengan latar belakang mobil dinas Land Rover. Namun ia menampik kabar soal mobil dinas itu hilang dari garasi Pendopo Gubernur Kalbar.
Pada 15 Oktober 2025, raibnya mobil Land Rover menjadi salah satu “panggung” yang disuarakan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Harisson memboyong media menjawab tudingan tersebut.
Ia membantah hilangkan kendaraan dinas Land Rover yang disuarakan mahasiswa. Harisson mengatakan mobil Land Rover saat ini diperbaiki di bengkel khusus Land Rover di daerah Bogor, Jawa Barat. Ia juga menunjukkan bukti dokumen foto penyerahan mobil dari Kantor Badan Penghubung Provinsi Kalbar di Jakarta, ke bengkel Evo Workshop, Bogor.

Meski demikian, tidak disebutkan sumber pendanaan berkaitan dengan perbaikan mobil dengan suku cadang yang harus diimpor setelah lebih dari 10 bulan di bengkel.
Harisson menegaskan berdasarkan dokumen BPKB dan STNK, status kendaraan tersebut masih atas nama Pemprov Kalbar.
Dugaan BPKB Ganda
Dibalik cerita mobil dinas Land Rover yang berpindah tempat, terselip kabar kendaraan yang dibangun bak benteng bergerak ini diduga miliki dokumen ganda.
Mobil jenis Jeep Land Rover Defender merupakan kendaraan dinas yang diperoleh sejak tahun 2010. Anehnya, BPKB mobil tersebut kembali dikeluarkan pada tahun 2022.
Mungkin keberadaan BPKB asli tidak ditemukan, sementara dokumen dibutuhkan sebagai legalitas kendaraan. Mungkin juga ini bagian dari cerita menghantar sang Defender “cuti panjang” di garasi lain yang lebih sepi. Semua serba senyap.

BPKB dengan nomor P-04941774 yang dikeluarkan pada 13 Mei 2022 tidak tertulis nama identitas pemilik dengan lengkap. Dalam BPKB dan STNK, keduanya tertulis atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan dengan alamat jalan Ahmad Yani Pontianak.
Sementara Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) terlampir pelunasan pembayaran pajak dan masa berlaku STNK hingga 30 Desember 2025.
Sejumlah narasumber dilingkaran Pemprov Kalbar yang ditemui Kalimantan Today menyebut mobil dinas Land Rover memang banyak yang berminat. Namun tidak bisa di Dum atau dilelang karena keberadaan mobil Land Rover yang tak mengantongi dokumen.

Kehebohan makin menjadi usai kabar dokumen terbit. Muncul fakta dugaan upaya untuk menguasai sang raja jalan itu.
Awalnya semua berjalan mulus. Namun, salah satu sumber Kalimantan Today memberi kabar yang mengejutkan. Dikeluarkan kembali BPKB registrasi pada 13 Mei 2022, membuat mobil dinas Land Rover akan memiliki dokumen ganda karena BPKB asli diduga masih ada.
“Dokumen Land Rover tidak ditemukan keberadaanya bukan hilang tanpa jejak, Pemprov Kalbar sepertinya memang belum mengambil BPKB yang asli dari pihak penyedia kendaraan tersebut,” ungkapnya. (tim redaksi)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya