Jumat , 1 Maret 2024
Home / HEADLINE NEWS / Dua Meninggal, Kabupaten Sanggau KLB Demam Berdarah

Dua Meninggal, Kabupaten Sanggau KLB Demam Berdarah

Nyamuk demam berdarah/net

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau melonjak. Tercatat sejak Januari-September 2023 terdapat 47 kasus. Di pasien di antaranya yang masih anak-anak di Tayan Hulu meninggal dunia.

Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, Bassilnus mengatakan, peralihan musim hujan ke musim kemarau (pancaroba) berdampak pada meningkatnya warga terserang DBD.

“Dari 47 kasus ini per tanggal 26 September 2023 kemarin memang kita jumpai ada dua kasus yang terkonfirmasi meninggal. Nah, ini berada di wilayah kecamatan Tayan Hulu,” ungkap Bassilinus belum lama ini.

Ia mengungkapkan dua kasus meninggal dunia akibat DBD ini terjadi pada anak-anak berusia 10 tahun dan 12 tahun. Sebelumnya, kedua pasien ini sempat di rawat Puskesmas Sosok yang kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah M.Th Djaman. Setelah dirawat beberapa hari kemudian pasien terkonfirmasi meninggal dunia.

“Melalui pemeriksaan labolatorium dan pemeriksaan klinisnya mengarah kepada kasus DBD,” terangnya

Dengan adanya korban yang meninggal dunia, Bassilinus menyebut DBD di Kabupaten Sanggau akan segera ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Ya akan proses penetapan,” ungkapnya

Dinkes Sanggau melalui petugas di setiap Puskesmas, lanjut Bassilinus berupaya melakukan pencegahan dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), agar peningkatan yang terjadi bisa dikendalikan.

“Lalu kami dari dinas kesehatan bersama dengan puskesmas berusaha mensosialisasikan upaya-upaya PSN dan PABS ini serta kita melakukan abatesasi dan fogging khusus di wilayah yang berpontensi meningkatnya kasus-kasi DBD tersebut ,” jelasnya.

Ia juga berharap, masyarakat bisa meningkatkan kesadaran untuk turut peduli menjaga lingkungan dan melakukan PSN secara mandiri. Lebih waspada dan menjaga sanak saudara agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Untuk diketahui, update peningkatan DBD di Sanggau per 29 September 2023 sudah mencapai 50 kasus. Berdasarkan data dari survailand Puskesmas dan verifikasi Dinkes Sanggau, dua kecamatan yaitu Kapuas dan Parindu berstratifikasi daerah endemis. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pj Bupati Sanggau: Imlek dan Cap Go Me adalah Perayaan Arti Penting Persaudaraan

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Perayaan Imlek dan Cap Go Me 2024 digelar halaman Mall Pelayanan Publik …